Pilkada Kabupaten Serang, Petahana Diminta Segera Tentukan Kandidat Wakil

SERANG, (KB).- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Serang meminta bakal calon Bupati Serang pada Pilkada Kabupaten Serang Ratu Tatu Chasanah, agar segera menentukan wakil yang akan mendampinginya di Pilkada Kabupaten Serang. Hal tersebut dilakukan, agar PPP bisa segera membahas bakal kandidat wakil tersebut.

Ketua DPC PPP Kabupaten Serang Heri Azhari mengatakan, saat ini partainya sudah memberikan rekomendasi pada petahana. Oleh karena itu, dia harus segera beri jawaban pada PPP siapa pendampingnya.

“Sampai Senin (18/5/2020) belum, rekomendasi itu diserahkan ke DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) dan DPP (Dewan Pimpinan Pusat). DPW menanyakan siapa pendamping yang direkomendasikan PPP kami tunggu sampai sekarang belum ada jawaban,” katanya kepada Kabar Banten saat ditemui di Kantor DPC PPP Kabupaten Serang.

Ia menuturkan, pihaknya berkomitmen untuk penetapan kandidat wakil bupati akan didiskusikan oleh parpol. Kemudian, dalam penetapan wakil tersebut, PPP menginginkan dilibatkan sesuai pesan DPP dan DPW.

Disinggung soal kemungkinan Pandji Tirtayasa yang mendampingi, dia mengatakan, tidak mau menanggapi jika kabar itu hanya berasal dari media. Sebab, dia ingin pernyataan tersebut dilakukan secara formal, sebab PPP juga memberikan SK dan daftar ke KPU harus dengan wakil.

“Kalau kami tangkap dari pemberitaan kami takut salah. Kami menunggu dan ada batas waktu, saya sudah sampaikan ke incumbent, agar segera tentukan wakil,” ujarnya.

Ia menuturkan, kriteria kandidat calon wakil tersebut, harus yang bisa menambah angka elektabilitas kandidat calon bupati. Sebab, dalam hal tersebut, PPP menargetkan menang dalam pilkada.

Sementara, Sekretaris DPC PPP Kabupaten Serang Iip Miftahul Choiri menuturkan, pihaknya sengaja menggelar silaturahmi dalam rangka penguatan struktur organisasi. Sekaligus mempertegas sikap PPP di Pilkada Kabupaten Serang.

Ia mengatakan, sejauh ini PPP masih komitmen dengan rekomendasi awal yang telah dikeluarkan, yakni mendukung petahana atau incumbent. Mempertegas di sini dimaksudkan menguatkan dari akar rumput melalui koordinasi pengurus anak cabang (PAC), DPC, dan pengurus harian, serta stakeholder.

“Bukan mengubah dukungan, sementara kami komitmen (dukung petahana) dan mudah-mudahan kami akan melihat ke depan seperti apa arah pilkada, karena kami tidak tahu pilkada bisa 2021 atau 2022. Masih panjang waktunya dan kami masih melihat apalagi banyak manuver partai lain,” ucapnya.

Ia menuturkan, untuk rekomendasi dari DPC saat ini sudah keluar, namun belum ada balasan dari rekomendasi yang diberikan tersebut. Sesuai rekomendasi hasil mukercab, pihaknya telah memberikan rekomendasi pendamping dari internal.

Adapun masalah tersebut, kepastiannya dikembalikan pada petahana dan diberikan syarat waktu untuk menyampaikan tembusan pendamping tersebut.

“Sampai sekarang belum ada tembusan siapa yang akan mendampingi. Kami tunggu sampai sekitar 30 hari ke depan,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here