Pilkada Kabupaten Serang 2020, Ratu Tatu Chasanah Dipredikasi Masih Unggul

SERANG, (KB).- Bakal calon petahana pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serang 2020 Ratu Tatu Chasanah diprediksi masih unggul.

Akademisi sekaligus sosiolog dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Suwaib Amirudin menilai, Ratu Tatu memiliki peluang lebih besar dibandingkan dengan bakal calon Butai Serang lainnya untuk memenangkan Pilkada Kabupaten Serang 2020.

Selain petahana, menurut dia, Ratu Tatu sudah memiliki modal dalam penguatan jaringan hingga tingkat bawah.

“Beliau (Ratu Tatu Chasanah) sudah memiliki kedekatan dengan masyarakat secara personality yang kuat,” tuturnya.

Menurut dia, hasil survei yang dilakukan oleh lembaga riset tentang popularitas dan elektabilitas, telah ditambah juga dengan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemkab Serang membuat Ratu Tatu Chasanah lebih berpeluang untuk kembali menang pada Pilkada Kabupaten Serang 2020 .

“Peluangnya sangat besar untuk kembali duduk sebagai Bupati Serang,” ucapnya.

Sementara, berdasarkan survei yang dilakukan Pandawa Research, perolehan suara Ratu Tatu Chasanah 55,7 persen. Survei dilakukan 9-12 Desember 2019.

Secara terperinci, menurut survei Pandawa Research, kandidat bakal calon Bupati Serang yang lain, perolehan suara Eki Baihaki 3,6 persen, Wahyu Papat Jr 1,6 persen, Masrori 1,6 persen, Sopwan 1,6 persen, dan Abdul Latif 1,1 persen.

Kemudian, Lili Romli sebesar 0,7 persen, Tb Masduki 0,7 persen, Wahyu Megahita 0,2 persen, dan sejumlah nama lain yang keterpilihannya di bawah nol koma. Sementara yang belum memutuskan atau tidak tahu sebesar 20,2 persen serta yang tidak menjawab sebesar 1,6 persen.

Hasil survey tersebut, menyebutkan sebesar 20,2 persen keterwakilan pemilih menyatakan tidak tahu serta yang tidak menjawab sebesar 1,6 persen.

Survei dilakukan dengan teknik “multistage random sampling” dengan wawancara tatap muka, serta “margin error” kurang lebih 4,8 persen dengan selang kepercayaan sebesar 95 persen. Melalui survei tersebut, popularitas Ratu Tatu juga tinggi, mencapai 96.6 persen.

Kurang puas

Sekadar diketahui, Pandawa Research juga menampilkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Ratu Tatu cukup, yakni mencapai 71,4 persen. Sisanya sebanyak 24,5 persen mengaku kurang puas, dan sisanya sebanyak 4,1 persen mengaku tidak tahu atau tidak menjawab.

“Dalam pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Serang sudah merata. Saat ini pekerjaan yang belum selesai adalah perpindahan Puspemkab,” tuturnya.

Diketahui, survei yang dilakukan Pandawa Research bersifat independen, melalui koordinasi dan komunikasi dengan PDI Perjuangan.

“Ya itulah mungkin cerminan masyarakat,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Serang Madsuri, pekan lalu. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here