Pilkada Kabupaten Serang 2020, Pandji Tirtayasa Gencar Bangun Komunikasi

SERANG, (KB).- Kandidat bakal calon Wakil Bupati pada Pilkada Kabupaten Serang 2020 Pandji Tirtayasa, gencar membangun komunikasi dengan berbagai pihak.

“Mengingat kini ada wabah Covid-19, proses komunikasi dan konsolidasi pilkada dilakukan tanpa ada kerumunan, hanya hubungan ‘person per person’,” kata Pandji kepada Kabar Banten, Selasa (24/3/2020).

Diketahui, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar telah merekomendasikan Ratu Tatu Chasanah yang kini sebagai Bupati Serang dan Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa untuk maju pada Pilkada 2020.

Meski demikian, Pandji berharap bisa mendapatkan dukungan juga dari Partai Demokrat, Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Insya Allah mudah-mudahan Demokrat bantu kita, Gerindra juga harapan saya termasuk PKS,” ucapnya.

Disinggung soal ada tidaknya komunikasi dengan tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ketiga parpol, Pandji mengaku masih merahasiakannya.

“Deklarasi kita lihat situasi Covid-19 sudah reda. Insya Allah mudah-mudahan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Demokrat Banten Azwar Anas mengatakan, soal keyakinan dan harapan Pandji Tirtayasa untuk merapatkan Demokrat dengan pasangan Tatu-Pandji tidak menjadi persoalan.

Namun demikian, semua masih harus menunggu rekomendasi dari DPP. “Kalau yakin enggak apa-apa,” ujarnya.

Pihaknya sudah mengajukan dua nama yang diusulkan ke DPP untuk Pilkada Kabupaten Serang. Kedua nama tersebut yakni Eki Baihaki dan Ratu Tatu Chasanah yang telah mengikuti proses pemaparan visi misi beberapa waktu lalu. Dirinya pun menyebut keduanya memiliki peluang yang sama untuk didukung.

“Kalau dari ini kita masih punya peluang yang sama. Apalagi di kita juga masih melihat komposisi partai pendukung kemana dan seperti apa. Kalau kita rekomendasi kemungkinan April atau Mei,” ujarnya.

Disinggung adanya kader internal Eki Baihaki, menurut Anas, ada banyak pertimbangan untuk memberikan rekomendasi.

“Kalau internalnya semua kan utamakan kader, tapi dilihat semuanya hasil persiapan dia. Kalau kader tidak punya kesiapan, kan kita tidak bisa usung sendiri. Survei sudah dilakukan. Hasilnya ya nanti secara resmi kita kasih,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here