Pilkada Kabupaten Serang 2020: 5 Balon Ikuti Wawancara, PDIP Tunggu Hasil Survei Independen

SERANG, (KB).- Sebanyak lima bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Serang untuk Pilkada Kabupaten Serang 2020 mengikuti sesi wawancara di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Banten di Kota Serang, Selasa (10/12/2019). Meski demikian, rekomendasi untuk pengusungan baru akan diberikan setelah PDIP selesai mengadakan survei independen.

Ketua Desk Pilkada Provinsi Banten Muklis mengatakan, saat ini sudah lima bakal calon yang mengikuti sesi wawancara, yakni Ratu Tatu Chasanah, Wahyu Papat JR, Hendri Gunawan, Harry Mirazdi, dan Pandji Tirtayasa, sedangkan satu orang lagi, yakni Lili Romli belum mendapatkan jawaban terkait kelanjutannya.

“Kami sudah konfirmasi, tapi belum dapat jawaban. Kalau mundur atau tidak kami belum dapat suratnya. Kami tunggu sampai Rabu (25/12/2019),” katanya kepada Kabar Banten.

Selanjutnya, ujar dia, saat ini pihaknya sedang menggelar survei independen. Hasilnya baru akan keluar pada Rabu (25/12/2019) dan kemudian akan diekspos di hadapan semua bakal calon.

“(Untuk rekomendasi) kami lihat hasil survei dan keseriusan dari semua calon yang ikut kami sampaikan. Karena, rekomendasi dari DPP (dewan pimpinan pusat),” ucapnya.

Sementara, Bakal Calon Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berterima kasih, karena sudah diberi kesempatan untuk ikut sesi wawancara. Sebab, jadwal dia seharusnya bukan hari ini (kemarin), melainkan saat dia umrah.

“Kemudian, dikasih kesempatan lagi, tapi waktu itu Munas, dan baru hari ini alhamdulillah bisa wawancaranya. Apa yang ditanyakan desk Pilkada PDIP dan dijawab semua,” tuturnya.

Disinggung soal keharusan sekolah partai di PDIP, dia menuturkan, jika diwajibkan, maka dia akan ikuti mekanisme internal tersebut. Sebab, pada 2015 juga, dia sudah pernah ikut mekanisme, sehingga paham betul alurnya.

“Komunikasi ikut mekanisme mulai dari kabupaten, provinsi, kalau DPP nanti dari desk pilkada provinsi ke sana, jadi enggak lompat-lompat,” ujarnya.

Ia optimistis, akan kembali mendapatkan dukungan dari partai berlambang kepala banteng tersebut.

“Berharap tadi saya ajukan seperti itu (didukung), karena pernah bersama jangan pisah, supaya bareng-bareng selesaikan pembangunan yang tersisa terutama di RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah). Kalau (penentuan) wakil tunggu waktunya,” katanya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here