Pilkada Cilegon Kota 2020, Wacana Pembentukan Koalisi Gemuk Terus Bergulir

CILEGON, (KB).- Pembentukan koalisi besar atau “Koalisi Gemuk” yang diwacanakan sejumlah partai politik (parpol) di Kota Cilegon terus bergulir menjelang Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Kota Cilegon 2020.

Selasa (25/2/2020) malam, sejumlah pimpinan parpol menggelar pertemuan lanjutan di salah satu hotel di Jalan Aat-Rusli atau yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Jalan Lingkar Selatan (JLS). Kabarnya, mereka sepakat untuk mengusung satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon untuk menantang petahana di Pilkada Kota Cilegon 2020.

Informasinya, koalisi besar tersebut menargetkan menggabungkan sedikitnya 18 kursi anggota DPRD Kota Cilegon dari berbagai parpol untuk mengusung satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon menetapkan syarat untuk mengusung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, yakni 8 kursi DPRD.

Sementara, pertemuan Selasa (25/2/2020) malam, dihadiri empat pimpinan parpol. Dalam foto yang diterima media, nampak sejumlah tokoh hadir, seperti Sabihis, Ketua DPD Berkarya Kota Cilegon, Alawi Mahmud Ketua DPD PAN Kota Cilegon, Syihabudin Syibli Ketua DPC PPP Kota Cilegon, serta Ketua Bidang Ekuintek-LH PKS Banten Amal Irfanudin. Turut hadir juga dalam pertemuan tersebut, bakal calon Wali Kota Cilegon Haji Iye Iman Rohiman dan Helldy Agustian serta Ketua DPW PAN Banten Masrori.

Ketua DPD PAN Cilegon Alawi Mahmud menuturkan, pertemuan sejumlah parpol kali ini merupakan awalan untuk membangun kesepakatan koalisi menghadapi pilkada. Sejumlah partai yang pro perubahan sudah dihubungi, namun beberapa pengurus partai belum bisa hadir. Ia menuturkan, Gerindra dan PDIP mengonfirmasi berhalangan hadir.

Seharusnya, kata dia, ada 8 parpol dalam pertemuan tersebut, seperti PKS, PAN, Gerindra, PDIP, PPP, Berkarya, Nasdem, dan Demokrat. Namun, kali ini baru 4 pengurus parpol yang hadir. Keempat parpol tersebut, sepakat bergabung dalam arus perubahan Kota Cilegon.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Berkarya Kota Cilegon Sabihis menuturkan, meskipun dalam pertemuan pengurus empat parpol menyepakati mengusung perubahan, namun belum menentukan siapa calon yang akan diusung di Pilkada Cilegon 2020.

Ketua DPC PPP Kota Cilegon Syihabudin Syibli menuturkan, PPP mencari kesepahaman untuk membangun koalisi besar yang pro-perubahan. Pihaknya, mempunyai sejarah dalam Pilkada Kota Cilegon dan sampai saat ini mengusung perubahan.

“Sementara, sudah ada empat parpol, satu dua hari ke depan mungkin bertambah menjadi 6 parpol,” ucapnya. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here