Pilkada 2020, PAN tak Ingin Ada Calon Tunggal

SERANG, (KB).- DPP Partai Amanat Nasional (PAN) menginginkan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di Banten tak ada calon tunggal. Partai besutan Zulkifli Hasan ini memandang calon tunggal mencederai hakikat demokrasi.

Ketua DPP PAN Yandri Susanto menuturkan, pelaksanaan pilkada yang diikuti banyak calon lebih baik dibanding hanya calon tunggal.

“Menurut saya sih lebih dari dua lebih baik minimal dua jangan sampai calon tunggal, atau bombong kosong atau calon tapi ada calon boneka. Menurut saya itu tidak membuat martabat demokrasi kita menjadi baik,” katanya.

Banyaknya tokoh yang akan ingin mencalonkan diri sebagai kepala atau wakil kepala daerah, kata dia, perlu diapresiasi oleh berbagai pihak. Mereka bisa menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat yang berhak menentukan sendiri siapa pemimpin yang dikehendaki.

“Jadi kalau misalnya ada petahana, muncul ada penantangnya atau calon alternatif saya kira harus disyukuri,” ujarnya.

Dalam kapasitasnya sebagai Komisi II DPR RI, Yandri mendukung wacana KPU RI yang akan membatasi koalisi partai pengusung calon hanya sampai 70 persen jumlah partai.

“(Pembatasan koalisi) itu juga sudah dikomunikasikan dengan Komisi II. Saya kan Komisi II itu untuk menghindari borongan partai, sehingga masyarakat mempunyai alternatif, kader di daerah itu bisa muncul,” ucapnya.

Terkait persiapan pilkada sendiri, ia menuturkan, sampai saat ini PAN belum menentukan arah koalisi. Ia meminta pengurus daerah yang menghadapi pilkada untuk mulai membangun komunikasi dengan pimpinan partai lain dan tokoh yang kira-kira akan maju.

“Terhadap pilkada ini tentu kami akan dengar aspirasi masyarakat melalui jalur resmi yaitu melalui DPD, DPW maupun tim pilkada. Nah saya sebagai ketua tim pilkada pusat ya mendengar dulu aspirasi apakah kita mendukung petahana, atau tidak mendukung petahana, atau mendukung kader atau non kader, nah ini sedang kita kaji,” tuturnya.

Ia optimistis PAN akan kembali mendapatkan kemenangan pada Pilkada serentak 2020.

“Saya kira kalau pilkada, PAN kan kemarin 100 persen menang di Banten. Gubernur menang yang kita dukung, seluruh kabupaten/kota menang, seluruhnya PAN menang. Satu-satunya partai yang menang 100 persen di Banten yaitu PAN, yang enggak pernah kalah, termasuk di Kota Serang, kabupaten semuanya kita menang,” katanya.

PAN juga memiliki stok kader yang mumpuni untuk didorong pada Pilkada serentak 2020 di Banten.

“Kalau Kabupaten Serang ada Ketua DPW (Masrori), ada Ishak Sidiq terpilih DPRD (Banten) lagi, kemudian Ketua DPD. Banyak kalau PAN itu, PAN tidak pernah kehilangan stok. Tinggal kita diminta untuk membangun komunikasi dengan pihak karena PAN tidak bisa mengusung secara sendiri,” ucapnya.

Bangun komunikasi

Ketua DPW PAN Banten Masrori menuturkan, pihaknya telah membangun komunikasi terkait pelaksanaan pilkada di Banten. Komunikasi ini dilakukan dengan berbagai parpol bahkan petahana.

“Kita enggak batasi baik incumbent (petahana) maupun dengan partai-partai yang lain. Soal opsi PAN ada harapan juga dari internal bahwa kader PAN mungkin bisa berkontribusi membangun daerahnya masing-masing,” ujarnya.

Ia sendiri siap maju di Pilkada Kabupaten Serang jika partai dan masyarakat merestuinya. “Jika partai meminta, menyetujui dan masyarakat menghendaki bismillah. Dengan siapapun, dengan siapapun komunikasi,” tuturnya.

Diketahui, empat kabupaten/kota di Banten akan melaksanakan Pilkada serentak di Tahun 2020. Empat kabupaten/kota tersebut yaitu Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Cilegon. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here