Pilkada 2018: WH Sudah Tunjuk Tiga Pjs Bupati/Wali Kota

SERANG, (KB).-¬†Sekda Banten Ranta Soeharta menyebut Gubernur Banten, Wahidin Halim, telah menunjuk tiga pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Banten sebagai pejabat sementara (Pjs) bupati/wali kota di tiga daerah yang maju pada Pilkada Serentak 2018. Namun, identitas pejabat tersebut hingga kini masih dirahasiakan. “Sudah disiapkan namanya. Sudah ada ketiganya. Tapi, belum boleh diumumkan, nanti itu gubernur (yang menyampaikan),” kata Ranta, seusai menghadiri rapat paripurna DPRD, di KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (25/1/2018).

Ia menjelaskan, dua pejabat akan mengisi kekosongan bupati/wali kota yang menjalani cuti kampanye, yaitu Bupati dan Wakil Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah-Sachrudin. Sedangkan, satu pejabat lainnya disiapkan sebagai Penjabat (Pj) untuk mengisi kekosongan setelah masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang berakhir pada Maret mendatang.

Di Kabupaten Tangerang sendiri, hanya Bupati Zaki Iskandar yang kembali mencalonkan diri pada Pilkada Serentak 2018. Dengan demikian, saat saat Zaki cuti kampanye otomatis Wakil Bupati Hermansyah yang jadi pelaksana tugas (Plt). “Yang dua diisi Plt (oleh Kemendagri diubah istilahnya menjadi Pjs), karena ganti cuti saja. Sementara, yang satu lagi Pjs (istilah di Kemendagri penjabat) karena habis (akhir masa jabatan) bulan Maret. Di sana wakilnya masih ada, Plt-nya pasti wakil. Tinggal wakil habis (periode kepemimpinan) bulan berapa? baru di Pjs-kan. Belum tentu juga kan dilantiknya setelah Juni (pasca pemungutan suara),” ujarnya.

Dikonfirmasi tentang Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten Hudaya Latuconsina yang jadi salah satu Pjs, Ranta memastikan bukan nama tersebut.Alasannya, Hudaya yang pernah menjabat Pj Bupati Serang tersebut tak lama lagi akan pensiun. “Tanggung ya, kan bulan 6 sudah pensiun,” tuturnya. Namun, Ranta tak memberi jawaban saat disinggung nama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Banten Suyitno yang pernah menjadi Pj Wali Kota Cilegon.

Sementara, Kepala Biro Pemerintahan setda Banten, Gunawan Rusminto mengatakan, hingga saat ini masih fokus pada proses cuti kepala daerah. “Belum kang (penunjukan Pjs dan Pj), belum ada perintah dari beliau (gubernur). Kami masih proses untuk cuti kepala daerahnya saja dulu,” ujar pejabat hasil open bidding ini, melalui pesan Whatsapp, kemarin. Diketahui, berdasarkan informasi dari laman otda.kemendagri.go.id, Kemendagri menyesuaikan penyebutan Plt dan Pjs. Dalam paparan Dirjen Otda Kemendagri Sumarsono disebutkan bahwa definisi Plt yaitu wakil kepala daerah yang melaksanakan tugas dan kewenangan selama kepala daerah berhalangan sementara (cuti diluar tanggungan negara karena menjalani kampanye).

Sedangkan definisi Pjs yaitu ASN yang berasal dari JPT madya/pratama atau setingkat yang melaksanakan tugas kepala daerah karena kepala daerah & wakil kepala daerah secara bersamaan menjadi kontestan pilkada menjalani cuti diluar tanggungan negara (kampanye). Sementara penjabat (Pj) adalah ASN yang berasal dari JPT madya/pratama atau setingkat untuk melaksanakan tugas dan kewenangan kepala daerah karena kepala daerah dan wakil kepala daerah telah berakhir masa jabatannya. (RI)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here