Minggu, 22 Juli 2018

Pilgub Jabar 2018 Diprediksi Jadi Kompetisi Ketat 2 Pasangan Saja

BANDUNG, (KB).- Pilgub Jabar 2018 diprediksi akan jadi pertarungan antara dua pasangan. Pada Pilkada Jabar tahun ini akan terjadi kompetisi yang sangat ketat antara dua pasangan cagub-cawagub, yaitu Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil-Uu Ruzllanul Ulum. Dengan kemungkinan tersebut, dengan mempertimbangkan karakter kedua pasangan, Pilgub Jabar 2018 cenderung lebih santun. Sebab beberapa hal terkait isu-isu sensitif bagi masyarakat khususnya dalam konteks yang berbau SARA tidak cukup menonjol.

Hal itu mengemuka dalam pemaparan Adi Nugroho, soscial analyst hasil survei Indonesia Strategic Institue (Instrat) di Hotel Sawunggaling, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Kamis 8 Februari 2018. “Isu sensitif kaitan dengan kelanjutan pilkada Jakarta, primordialisme masalah Islam non Islam, Mungkin kalau melihat kandidat sekarang tidak akan terjadi. Dan juga spektrumnya beda. Pendukung pandangan itu hanya segelintir,” ujar dia.

 Menurut Adi, hal tersebut diperkuat dengan hasil survei, misalnya terkait isu religiusitas, pendukung aksi 411 dan 212 dalam relasi dengan pilihan politik terhadap pasangan cagub-cawagub. Publik yang mempersepsi secara subjektif religiusitas mereka sebagai sosok yang sangat religius dan religius jumlahnya 26,78%, yang setara dengan publik yang sangat mendukung dan mendukung aksi 411 dan 211 sebesar 27,96%.

“Lebih jauh lagi saat angka 27,96% tersebut dirinci melalui tabulasi silang terhadap pilihan politik. Terlihat dari data bahwa tidak terjadi dikotomi ideologis yang signifikan dari publik terhadap pilihan pasangan cagub-cawagub, justru terjadi sebaran yang berpusat pada pilihan kepada pasangan Deddy-Dedi 6,7% dan RK-Uu 6%,” ucap dia. Sementara itu, terhadap Sudrajat-Syaikhu hanya 1,4%, sisanya golput atau belum menentukan pilihan.

Menurut Adi, saat ini empat pasangan pun harus mulai peduli dengan adanya angka 45,2 persen pemilih yang belum menentukan pilihan mereka meski ada 30 persen yang sudah pasti akan memilih pasangan mana. Jika melihat jumlah golput pada Pilgub Jabar periode sebelumnya yang mencapai 37 persen, maka ada delapan persen suara yang diperebutkan empat pasangan saat ini.

Tingkat popularitas

Sementara itu, pada survei yang sama popularitas dan potensi elektabilitas, yaitu Deddy Mizwar (93%), diikuti oleh Ridwan Kamil (88%) dan Dedi Mulyadi (68%) masih ada pada tiga urutan teratas pupularitas. Terdapat kecenderungan kenaikan popularitas pada Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi dalam rentang 2 bulan terakhir. Ketimbang Ridwan Kamil, maka Dedi Mulyadi masih punya kesempatan yang lebar untuk menaikkan level popularitasnya agar juga terdongkrak potensi elektabilitasnya sebagai pasangan dengan Deddy Mizwar.

Adapun popularitas sebagai pasangan, baru dua pasangan yang sudah dikenal publik Jawa Barat secara luas, yaitu pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (90,4%) dan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (84,7%). Sementara kedua pasangan yang lain masih harus bekerja ekstra keras menaikkan popularitas karena hanya dikenal publik di kisaran belasan persen.

Adi menambahkan, pada survei tersebut pihaknya mengumpulkan data berbasis wawancara terstruktur face-to-face ke responden dengan usia minimal responden 17 tahun atau sudah menikah (jika kurang 17 tahun). Rentang pengambilan data 27-30 Januari 2018 dengan multistage random sampling meliputi 225 kecamatan dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. Jumlah responden sebanyak 1.800 orang, dengan margin of Error sebesar +2,31%. “Selanjutnya kami akan melakukan dua kali survei lagi pada April dan jelang pemungutan suara nanti,” ucap dia. (Novianti Nurulliah/PR)***


Sekilas Info

Bikin Heboh Tetangga, Pasangan Ini Nikah ala Pramuka

CILACAP, (KB).- Ada yang beda dari pernikahan Ahmad Maftuh dengan pasangannya, Miftakhul Khoiroet pada Jumat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *