Jumat, 16 November 2018

Pileg 2019,  12 Kursi DPRD Kota Cilegon Bakal Longgar

CILEGON, (KB).- Sebanyak 12 kursi DPRD Kota Cilegon diprediksi lebih longgar untuk diperebutkan dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Sebab, belasan kursi legislatif tersebut ditinggalkan petahana yang tidak mencalonkan lagi dan juga ada yang mencalonkan diri ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah nama-nama anggota DPRD Cilegon memilih naik level ke tingkat yang lebih atas. Mereka di antaranya Ketua DPRD Fakih Usman dari Fraksi Golkar dan H. Nana Sumarna dari Fraksi PDIP yang mencalonkan ke DPR RI. Sementara, Hawasi Syabrawi dari Fraksi Nasdem ke DPD RI, dan Badar Gumerlar dari Fraksi PPP mencalonkan diri ke DPRD Provinsi Banten.

Selain petahana yang memilih naik tingkat, anggota DPRD Kota Cilegon periode 2014-2019 juga ada yang pindah partai politik (parpol). “Infonya seperti itu. Bukan saja para politisi yang naik tingkat, tetapi ada juga yang berpindah partai. Hal yang biasa dan tidak aneh dalam politik,” kata sumber dari Sekretariat Dewan (Setwan) Kota CIlegon, yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Cilegon, Fakih Usman, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya akan maju mencalonkan anggota DPR RI dari Dapil Banten II yakni Kota/Kab.Serang dan Kota Cilegon.”Iya, saat ini masih dalam proses administrasi dan sejumlah persyaratan,minta doanya saja. Kalau di Golkar sudah disiapkan nanti kadernya,”ujarnya.

Fakih menampik pencalonan dirinya ke DPR RI adalah instruksi dari pengurus Partai Golkar Kota Cilegon. Dengan tegas, kata dia, semuanya sudah diatur sesuai mekanisme. “Nggak ada nyuruh saya mencalonkan di DPR RI, itu sudah diatur. Ada mekanismenya tersendiri. Sampai saat ini, Golkar Cilegon solid dan kompak,”tuturnya.

Hal yang sama dikatakan anggota DPRD Kota CIlegon dari Fraksi PDIP, Nana Sumarna, yang juga sedang menyiapkan proses persyaratan administrasi untuk menjadi bakal calon legislative DPR RI. “Masih ada tahapan kelengkapan. Kami ikut aturan dari KPU untuk mengikuti persyaratannya,”ucapnya.

Menururt Ketua Fraksi Nasdem, Erick Rebiin, pencalonan anggota legislatif adalah hak semua orang. Oleh akrena itu, dia tidak bisa menghalangi niatan tersebut.“Untuk anggota kami dari Fraksi Nasdem iya,dan saya tidak melarang pencalonannya sebagai anggota DPD RI. Kemudian, kami juga harus menyiapkan penggantinya pada Pileg 2019. Sehingga, kursi Nasdem pada dapil itu tetap ada,”ungkapnya. (HS)*


Sekilas Info

Target PAD Kota Cilegon 2019, Pemkot dan DPRD Beda Persepsi

CILEGON, (KB).- Rapat gabungan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Cilegon 2019 telah selesai, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *