Pikiran Rakyat dan ThinknovateComm Gelar ‘The Best Issuers Award 2019’

JAKARTA, (KB).- Pikiran Rakyat dan ThinknovateComm menyelenggarakan ‘The Best Issuers Award 2019’, Kamis (29/8/2019). Ajang penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan-perusahaan publik terbaik yang tercatat di BEI (Bursa Efek Indonesia).

Kepala Divisi Riset ThinknovateComm, Dian Arifin mengatakan bahwa yang dimaksud emiten terbaik bukan hanya dinilai dari sisi kinerja saham, tetapi juga keuangan perusahaan. Per 31 Desember 2018, terdapat 619 perusahaan yang tercatat di BEI.

Dian mengatakan, tidak semua perusahaan tersebut bisa masuk dalam penilaian. Sebab, penilaian dilakukan berdasarkan laporan keuangan tiga tahun terakhir yaitu 2016, 2017, dan 2018.

“Perusahaan yang dapat berpartisipasi dalam ajang penghargaan ini ada 498 perusahaan yang tercatat maksimal per 30 Desember 2015,” ujar Dian kepada wartawan pikiran rakyat Tia Dwitiani Komalasari di Jakarta.

Menurut Dian, perusahaan-perusahaan tersebut dikelompokkan ke dalam 9 kelompok sektor BEI yang didasarkan atas klasifikasi industri. Sembilan sektor tersebut adalah pertanian (18 Perusahaan), Pertambangan (43 Perusahaan), Industri Dasar & Kimia (51 Perusahaan), Aneka Industri (40 Perusahaan), Industri Barang Konsumsi (41 Perusahaan), Properti, Real Estat dan Konstruksi Bangunan (57 Perusahaan), Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi (51 Perusahaan), Keuangan (79 Perusahaan), Perdagangan, Jasa dan Investasi (118 Perusahaan).

Kriteria penilaian perusahaan tersebut yang pertama adalah EBITDA (Earning Before Income, Taxes, Depreciation & Amortization) dan pertumbuhan EBITDA. Selain itu, kriteria penilaian lainnya adalah kinerja keuangan, kapitalisasi pasar, dan likuiditas saham.

“Pemilihan kriteria EBITDA disebabkan karena kriteria itu paling tepat digunakan untuk membandingkan antarperusahaan yang bergerak pada industri yang sama pada skala perusahaan yang hampir sama. EBITDA digunakan untuk menilai arus kas bisnis dengan mengabaikan beban hutang. Perusahaan dengan EBITDA negatif akan menghadapi kesulitan keuangan kecuali mereka mendapatkan uang tunai dari sumber-sumber non operasional,” ujarnya.

Dian berharap, pemberian apresiasi itu dapat mengedukasi masyarakat mengenai emiten-emiten terbaik yang dapat menjadi pilihan untuk berinvestasi. Sementara bagi emiten, penghargaan diharapkan bisa dijadikan tolak ukur kinerja dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here