Sabtu, 23 Februari 2019

Piala Wali Kota Serang 2018, Serang Raya Juara Liga SSB U-17

SERANG, (KB).- Sekolah Sepak Bola (SSB) Serang Raya meraih title juara Liga SSB U-17 Piala Wali Kota Serang III 2018. Berlaga di babak final melawan SSB Top Ten di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Sabtu (29/12/2018) anak asuh Bambang Lesmana menang telak 3-0.

Tiga gol SSB Serang Raya dicetak oleh Ade Maulana, Ali Afriah, dan Rizki Sofa pada babak pertama. Di babak kedua tidak ada gol tambahan kendati kedua kubu saling melakukan jual beli serangan.

Pelatih Serang Raya, Bambang Lesmana bersyukur dengan raihan anak asuhnya. Ia menilai SSB-nya layak menjadi juara pada Liga SSB U-17 Piala Wali Kota Serang tahun ini. “Bangga dengan capaian juara. Sebenarnya target kami bisa mencetak 5-0, tapi apa pun itu tidak terlalu penting, karena ini sudah yang terbaik (jadi juara),” ujar Bambang.

Ia mengatakan meski keluar sebagai juara, evaluasi untuk anak asuhnya tetap akan diberikan. Ia menilai banyak kesalahan yang dilakukan pemainnya, sehingga pada babak kedua tidak bisa menambah gol. “Masih ada beberapa hal dari mereka (pemain) yang harus kita perbaiki. Khususnya dari segi emosi,” kata Bambang.

Pelatih SSB Top Ten, Radjimo mengakui kekalahan timnya atas SSB Serang Raya. Ia menilai SSB Serang bermain bagus dan layak menjadi juara. “Kami kalah set, kita kurang membaca lawan. Ternyata tim mereka mempunyai speed (kecepatan) yang diluar dugaan kami,” Radjimo.

Ia menyebutkan faktor fisik yang juga menjadi penyebab kekalahan timnya. Selama tiga bertanding, anak asuhnya belum mendapatkan waktu istirahat yang cukup. “Jujur kami kecewa dengan hasil ini (juara kedua), tapi tidak terlalu, karena ini turnamen dadakan,” kata Radjimo.

Ketua Askot PSSI Serang, Dzeka Bachdi mengatakan, Liga SSB U 17 Piala Walikota Serang III 2018 menjadi penutup kejuaraan yang digelar pada akhir tahun 2018. “Alhamdulillah Piala Walikota Serang ke-3 sudah selesai digelar. Temen-temen di lapangan, adik-adik pemain, dan para pelatih sangat luar biasa. Melihat dari kualitas, juaranya selalu berbeda. Berarti pembinaan SSB di Kota Serang sangat baik, persaingannya sangat ketat,” kata Dzeka.

Ia berharap kejuaraan tersebut akan kembali di helat pada 2019 mendatang, dengan sasaran pemainnya usia 17 tahun dan 18 tahun. “Saya harap ini (liga) terus digulirkan setiap tahun. Saya menilai liga ini penting untuk pembinaan atlet junior di Kota Serang,” tutur Dzeka. (FI)*


Sekilas Info

Perserang tak Ingin Terburu-buru Rekrut Pemain

Manajemen Perserang Serang membantah pasif di bursa transfer Liga 2 Indonesia musim 2019. Meski belum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *