Petinju Perempuan Bertarung Di Rookie Fight Total Boxing

TANGERANG, (KB).- Guna mencari dan melahirkan atlet tinju profesional yang diharapkan mampu bertanding dikancah nasional maupun internasional, Total Boxing Promotions melakukan ajang pembibitan serta pembinaan terhadap ratusan petinju perempuan baik yang amatir maupun profesional daerah di Indonesia. Salah satu bentuk kegiatan atau event yang sudah kali kelima digelar ini adalah kejuaraan Rookie Fight Total Boxing, sebelumnya pernah di Senayan, Sarbini, Karawaci. Dimana kegiatan ini diikuti  sebanyak 112 petinju amatir dari berbagai daerah di Indonesia dan Singapura  di Truly Premium Outlet Q-Big BSD, Kabupaten Tangerang, Banten.

Selain atlet tinju amatir laki-laki untuk kelas Junior, Youth and Elit yang terbagi dalam 56 partai pertandingan, turut juga bertarung atlet tinju amatir perempuan. “Untuk perempuan adalah Kartini Cup, sebuah kejuaraan nasional sekaligus untuk seleksi atlet Asean Games,” ujar Vicky Putra Permana, Promotor Total Boxing Promotions. Selain petinju perempuan dari dalam negeri, hadir juga petinju perempuan dari Singapura. Kelas petinju amatir perempuan tersebut terbagi dalam kelas Junior untuk kategori usia dibawah 15 tahun, Youth untuk usia 16-18 tahun, serta Elit untuk usia 19-40 tahun. “Kegiatan ini berkala dilakukan setiap dua sampai tiga bulan sekali, mereka (atlet) latihan lagi dan kembali bertemu untuk kembali bertanding di event ini,” ujar Vicky.

Pembibitan Atlet Tinju Amatir dan Profesional Indonesia

Diakui oleh-nya, Kegiatan ini juga sebagai ajang pembibitan atlet tinju amatir dan profesional di Indonesia, sehingga dari kejuaran ini diharapkan lahir atlet tinju profesional yang akan mampu bertanding dikancah nasional maupun internasional. Rencananya kegiatan serupa akan kembali digelar 20 Agustus 2017 mendatang di JCC Jakarta. Selain tinju amatir, kegiatan ini akan ditutup dengan pertandingan tinju profesional. Menurutnya, olahraga Total boxing di Indonesia semakin tumbuh dan berkembang di masyarakat. Bakat-bakat muda boxing juga semakin bermunculan dengan banyaknya petinju di usia 13 tahun.

Paula Petricia (16), petinju amatir perempuan dari Sasana BSA Martial Arts Center, BSD mengatakan, sudah dua bulan mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, olahraga tersebut membuat ia sebagai perempuan merasa lebih percaya diri. Selain itu, warga Pamulang, Tangsel itu merasa peluang untuk menjadi atlet tinju amatir perempuan terbuka luas hingga ke level nasional. “Semoga atlet boxing perempuan semakin percaya diri dan terus bangkit untuk maju,” tandasnya. (H-36)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here