Pesilat Mancanegara Ramaikan Festival Golok Day 2019

CILEGON, (KB).- Sebanyak 3.865 pesilat dan pendekar dikabarkan akan tampil di Festival Golok Day (FGD) kelima yang digelar Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Cilegon bekerja sama dengan Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Cilegon dan Himpunan Peguron Persilatan (HPPB) Banten.

Panitia FGD 2019 Aden Sunandar mengatakan, para pesilat yang akan tampil di FGD, di antaranya berasal dari 9 negara, 13 provinsi, dan 22 kabupaten/kota. Kegiatan tersebut, dilaksanakan dalam rangka HUT ke-20 Kota Cilegon. FGD 2019 merupakan yang kelima digelar pada Jumat hingga Sabtu (3-4/5/2019).

“Selama dua hari kami menggelar berbagai kegiatan, seperti pawai pendekar, Festival Pencak Silat yang diikuti oleh pendekar dari 9 negara di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon,” katanya saat menggelar konferensi pers, Kamis (2/5/2019).

Ia menuturkan, dari tahun ke tahun, kegiatan FGD selalu bertambah baik, baik dari jumlah peserta maupun penonton. Bahkan, pada festival yang ke-2, FGD menorehkan rekor MURI, karena hanya Kota Cilegon yang benar-benar menggelar acara tersebut.

Golok Day mulai digelar pada 2015 dengan jumlah 600 pendekar yang bertempat di Bunderan Cibeber. Pada saat itu juga dimulai deklarasi Golok Day untuk menjadi event nasional dan internasional. Kemudian, pada 2016, kegiatan FGD dihadiri para pendekar Banten dan DKI dengan jumlah 1.500 pendekar. Oleh karena itu, FGD meraih rekor MURI.

Pada tahun ketiga 2017, kuantitas kegiatan bertambah, karena dihadiri 2.000 pendekar dari 4 provinsi, seperti DKI, Jabar, Sulawesi, dan Jateng. Kemudian, dalam kegiatan tersebut, ada seminar golok nasional.

“Seiring waktu, tahun 2018 FGD diikuti oleh 6 provinsi, 22 kabupaten/kota, dan 4 negara dengan jumlah pesilat 2.500 pendekar. Kegiatan tersebut, ditonton 10.000 warga Cilegon dan sekitarnya.

Pada tahun ini, secara konten, ada FGD diikuti peserta dari Malaysia dan Singapura. Oleh sebab itu, namanya menjadi World Golok Competition yang diikuti 9 negara,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Tini Suswatini mengatakan, dalam FGD tahun ini, ada kirab pendekar nusantara dengan jumlah peserta 3.000. Pendekar tersebut, baik dari lokal, nusantara maupun dunia. Selain itu, ada kampung pendekar, kemudian ada stan lintas aliran silat.

“Yang tidak kalah menarik lainnya ada festival pencak silat baik pesilat daerah maupun luar daerah. Kami berharap event ini menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kota Cilegon,” tuturnya. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here