Senin, 20 Agustus 2018

Perubahan Sistem, Anggaran OPD Terlambat Cair

SERANG, (KB).- Pencairan anggaran kegiatan seluruh organsisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Serang mengalami keterlambatan, akibatnya hampir pertengahan Januari 2018 kegiatan belum dapat berjalan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang, Fairu Zabadi mengatakan, benar ada keterlambatan anggaran, karena dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) untuk kegiatan 2018, oleh OPD belum disampaikan ke BPKAD untuk disahkan.

Oleh karena itu, diharapkan seluruh OPD pada hari ini (kemarin) sudah menyerahkan seluruh DPA-nya ke BPKAD, untuk ditandatangani PPKD (pejabat pengelola keuangan daerah) dan disahkan pak sekda,” katanya, Jumat (12/1/2018). Ia mengungkapkan, keterlambatan tersebut disebabkan, karena pada 2018 ada perubahan penggunaan sistem, dari sistem informasi manajemen daerah (Simda) ke sistem informasi manajemen perencanaan, penganggaran, dan pelaporan (Simral).

Sehingga, diperlukan penyesuaian input-an data baru di setiap OPD terkait para pejabat yang mengelola keuangan. “Tapi, mudah-mudahan Senin (15/1/2018) jika DPA semua OPD sudah selesai,OPD bisa mengajukan pencairan dana melalui SPP (surat pemintaan pembayaran) dan SPM (surat perintah membayar)-UP (uang persediaan) untuk kegiatan 2018,” ujarnya. Di sistem yang baru, ucap dia, DPA harus ditandatangani, kemudian disahkan, setelah itu, OPD baru bisa langsung membuka di sistemnya dan menyampaikan SPP, SPM-nya.

“Jadi, kemarin itu memang ada kendala kan sistem baru nih kami, perubahan dari Simda ke Simral, nah di Simral ini kan harus meng-input data-data para pejabat yang mengelola keuangan di OPD-nya, di antaranya nama pengguna anggaran, bendahara, PPK, sehingga ya ada keterlambatan. Kalau itu belum diisi, maka input-an itu belum bisa di-print atau dikeluarkan,” tuturnya. Ia menuturkan, sekarang semua pembiayaan belum ada yang keluar. “Sekarang yang sudah selesai itu baru DPA-nya dewan, jadi dewan itu cepat sudah selesai, kalau OPD lain belum. Mudah-mudahan kalau hari ini masuk, diselesaikan saya lembur, sehingga kegiatan pengesahan berjalan besok Senin sudah bisa mengajukan SPP SPM,” katanya.

Ia mengungkapkan, sekarang OPD yang sudah mengajukan SPP dan SPM masih belum bisa direalisasikan, karena DPA nya belum ada. “Kan di DPA itu nanti di sistemnya kami siapkan pagu anggaran untuk per bulan, kemudian juga kami siapkan UP, setelah itu ada, nah SKPD ini kan bisa memilih di sistemnya, jadi dia ng-input UP untuk OPD misalkan sekian diajukan. Jadi, pertama UP dulu untuk belanja OPD,” ujarnya. Menurut dia, sekarang tinggal kecepatan fungsi bendaharanya dari OPD untuk segera meng-input, jika OPD-nya lambat, maka anggaran tidak bisa direalisasikan. “Oleh karena itu, segera lah,” ucapnya.

Meski demikian, tutur dia, perubahan dari Simda ke Simral memang memerlukan penyesuaian, bahkan BPKAD sampai saat ini masih berjalan dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Serpong. Menurut dia, pihaknya juga sudah mengantisipasi perubahan sistem tersebut, namun karena sistemnya dari BPPT juga bertahap. Selain itu, pihaknya juga berharap, penerapan di 2019, tetapi karena KPK menginstruksikan, agar 2018 sudah menggunakan Simral , maka pemkab meminta ke BPPT selaku penyedia.

“Namun, BPPT juga mungkin, karena permintaan banyak dari kabupaten/kota lain jadi bertahap. Sekarang sambil berjalan, oleh karena itu ya terjadi lah seperti ini (keterlambatan), tapi mudah-mudahan lah sambil berjalan bisa, karena sudah banyak pengalaman. Sekarang intinya percepatan dari masing -masing OPD, karena kami sudah input di sistemnya, ya tinggal OPD segera menge-print out DPA-nya,” katanya.

Meski pencairan anggaran mengalami keterlambatan, namun untuk dana gaji pegawai, menurut dia, tetap didahulukan, karena gaji masuk belanja tidak langsung, jadi sudah direalisasikan. Tinggal tiga OPD yang belum pencairan gaji. “Tiga OPD saja yang belum, yaitu Kecamatan Pontang, Dinas Pertanian, dan Badan Perizinan, tapi badan perizinan hari ini informasinya sudah masuk mungkin tinggal dua OPD saja. Kalau yang lainnya ya Alhamdulillah sudah berangsur-angsur pada gajian. Cuma kegiatan yang lain belum cair, kalau gaji mah didulukan lah,” ujarnya. (YY)***


Sekilas Info

Meriahnya Perayaan HUT RI di Kramatwatu

SERANG, (KB).- Berbagai kegiatan dilakukan masyarakat untuk menyambut sukacitanya Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 73. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *