Pertahankan Tren Kemenangan, Perserang Targetkan Sapu Bersih Laga Kandang

SERANG, (KB).- Perserang menargertkan menyapu bersih pertandingan di kandang dengan kemenangan, menjelang laga mereka menghadapi PSCS Cilacap, Selasa (23/7/2019). Hal itu diungkapkan oleh Pelatih Perserang, Jaya Hartono saat memberikan keterangan pers, Senin (22/7/2019).

Diketahui, Liga 3 Indonesia 2019 sudah berjalan pada laga ke-6. Perserang, sebagai salah satu klub zona wilayah barat, berhasil meraih tiga kali kemenangan di kandang dengan ‘clean sheet’.

Jaya Hartono mengatakan, pada klasemen sementara saat ini, Perserang berada diposisi ke-7, satu tingkat di bawah tim tamunya PSCS Cilacap dengan selisih 2 poin. Akan tetapi, ia selalu optimis akan mendapatkan 3 poin penuh. “Tentunya itu sudah menjadi kewajiban kami untuk menang di kandang. Malu jika kalah,” katanya kepada Kabar Banten.

Ia menyampaikan untuk menghadapi PSCS Cilacap, kondisi fisik anak asuhnya sangat baik, tak ada yang cedera, normal seperti biasanya. “Alhamdulillah sampai saat ini, kami tak ada kendala dengan kondisi pemain, hanya tinggal mempertahankan koordinasi lini belakang, sisanya harus tetap menyerang secara ofensif,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Kapten Perserang, Idang Novriza mengatakan, bahwa Perserang harus bekerja keras, dan tak menganggap remeh lawannya kali ini. “Kemarin saat melawan Cilegon United, PSCS Cilacap dapat mencuri 1 poin dengan menahan imbang tim tuan rumah, cukup bagus permainannya, dan harus kita waspadai,” tuturnya.

Sementara itu, Pelatih PSCS Cilacap, Djoko Susilo mengatakan, persiapan khusus timnya belum ada. “Ada juga pertahanan di lini belakang, terlalu fokus bermain di lini tengah, karena banyak program, ditambah lagi ada dua pemain kami yang cidera,” ujarnya.

Pihaknya tak ingin banyak berharap pada laga melawan Perserang ini, minimal satu poin. “Dengan hasil minimal kami dapat menahan imbang, karena kami bertamu, mungkin kalau kami menjadi tuan rumah baru kita balas,” ucapnya.

Di laga ke-6 ini, Djoko mengaku kagum terhadap Perserang yang masih Perawan di Kandang, walaupun klasemen timnya diatas satu poin.

“Saya sedikit segan terhadap lawan (Perserang), karena pelatihnya mantan pelatih Persib di Divisi satu Liga 1 Indonesia, asisten pelatihnya mantan pemain timnas Indonesia, terbukti dengan solidnya pertahanan sampai tak kebobolan, sedangkan kami pernah kalah dikandang, yang penting apapun hasilnya kami harus terima,” katanya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here