Selasa, 11 Desember 2018
KETUA KONI Banten, Rumiah Kartoredjo (tengah) saat menerima audiensi rombongan KONI Kota Serang, di Kantor KONI Banten, Selasa (9/10/2018).*

Persiapan Porprov V Banten, Kota Serang Audiensi KONI Banten

SERANG, (KB).- Kontingen Kota Serang dalam hal ini Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Serang mendatangi Kantor KONI Banten, untuk menggelar audiensi dengan otoritas tertinggi olah raga prestasi di Banten. Hal tersebut, untuk membahas terkait persiapan pelaksanaan Porprov V Banten, yang mereka anggap ada sejumlah hal yang tidak sesuai dengan pedoman Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Banten.

Ketua KONI Kota Serang, Deni Arisandi mengatakan, beberapa hal yang tidak sesuai dengan pedoman RAT KONI Banten tersebut, di antaranya buku pedoman, THB, proses pendaftaran atlet entry by number, entry by name, dan entry by sport. “Ini tidak sesuai dengan hasil RAT. Waktunya banyak yang mulur. Ada apa ini dengan tuan rumah,” katanya.

Selain itu, dia mempertanyakan keabsahan yang diserahkan kepada masing-masing pengurus provinsi (pengprov) masing-masing cabor. Padahal, seharusnya, menurut dia, keabsahan tersebut dilakukan oleh pihak independen. “Ini kan lucu, yang saya tahu, keabsahan itu harus orang yang independen. Kami ini pernah jadi tuan rumah Porprov IV. Jadi, kami paham betul tahapannya seperti apa,” ujarnya.

Ia menambahkan, Porprov V Banten harus menjadi ajang prestasi. Apalagi, KONI Banten dibebani target menduduki peringkat delapan besar, saat Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX di Papua pada 2020 mendatang.

“Bila seperti ini, bagaimana mau berprestasi. Saya harap, jangan ada yang dilanggar lagi terutama soal keabsahan. Kami minta SC menyampaikan kegelisahan ini kepada tuan rumah. Bila perlu kami adukan sampai ke Badan Arbitrase Olah Raga Indonesia (BAORI),” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Banten, Rumiah Kartoredjo menuturkan, pihaknya juga merasakan kegelisahan KONI Kota Serang. Oleh karena itu, KONI Banten selaku SC akan menyampaikan hal tersebut pada pertemuan dengan pihak OC yang akan segera dilaksanakan.

“Saya berjanji, hal ini akan disampaikan kepada tuan rumah. Kami masih punya dua kali pertemuan dengan tuan rumah. Akan kami bahas terutama soal keabsahan. Saya tidak ingin dikembalikan kepada pengprov, harus independen. Saya juga sudah usulkan, kan bisa mengambil guru-guru olah raga yang ada di sana,” tuturnya.

Ketua OC Porprov V Banten, Engkos Kosasih juga sudah meminta kepada SC, agar mengundang perwakilan kabupaten/kota se-Banten, untuk melakukan pemaparan dan kesiapan mereka jadi tuan rumah.

“Terus terang saja, kami saja bingung. Padahal, dulunya menilai, Kabupaten Tangerang itu bisa memiliki persiapan yang lebih baik daripada porprov sebelumnya. Tapi, nyatanya seperti ini. Bila venue sih memang oke,” katanya. (YA)*


Sekilas Info

Banten Tuan Rumah Pra-PON Basket

SERANG, (KB).- Pelaksanaan babak prakualifikasi Pekan Olah raga Nasional (Pra-PON) 2019 cabang olahraga basket dipastikan diselenggarakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *