Sabtu, 20 Oktober 2018

Perserang Alami Kekalahan Beruntun

BATANG, (KB).- Klub sepak bola kebanggan Kabupaten Serang, Perserang gagal meraih poin kala bertandang ke markas Persibat Batang, Ahad (9/9/2018). Klub asuhan Bambang Nurdiansyah (Banur) ditekuk Persibat Batang 2-1 pada laga lanjutan Liga 2 Indonesia. Hasil minor tersebut membuat Perserang mengalami dua kekalahan beruntun setelah sebelumnya dibungkam Persik Kendal, Jawa Tengah (Jateng), Senin (4/9/2018) dengan skor 2-0.

Bertandang ke Stadion Moh Sarengat, Perserang mengusung meraih poin. Dalam pertandingan tersebut, pasukan Banur menunjukkan mental bermain dengan mengimbangi permainan agresif tim tuan rumah. Tak mau ditekan, Perserang beberapa kali menekan pertahanan tim tuan rumah. Upaya Jusmadi dan kawan-kawan baru membuah hasil di menit ke-26. Pergerakan penyerang, Oktovianus Maniani dipertahanan Persik Kendal berhasil mengecoh konsentrasi pemain belakang.

Bola hasil kreasi pemain bertubuh mungil asal Papua tersebut tak berhasil ditepis penjang gawang Persibat, Febri. Skor 0-1 untuk Perserang. Tertinggal 0-1 membuat Persibat menaikan tempo serangan. Permainan disiplin Tugi Hadi di jantung pertahanan Perserang berhasil membuat skor tidak berubah 0-1 di babak pertama.

Memasuki interval babak kedua, Persibat kembali menunjukkan permainan agresif guna mencetak gol. Hasilnya, pemain Persibat berhasil menceploskan si kulit bundar ke jala Perserang yang dikawal Tubagus Saprudin. Saat skor imbang akan bertahan hingga usai, Perserang justru diganjar hukuman penalti oleh wasit. Peluang tersebut berhasil dikonversi menjadi gol hingga Persibat berhasil menang dramatis 2-1.

Media Officer Perserang, Daeng Jago mengatakan, di sisa waktu yang ada, Perserang gagal menyamakan gol. “Di menit-menit terakhir tuan rumah mendapat tendangan titik putih dan mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk Persibat Batang. Sampai wasit meniup peluit panjang berakhirnya babak ke 2,” katanya kepada Kabar Banten.

Ia enggan mengomentari hukuman penalti yang diberikan Persibat. Menurut dia, para pemain Perserang sudah menunjukkan mental bertanding yang bagus, meski mendapat tekanan dari tim tuan rumah. “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada Bala Singandaru, karena tidak bisa mencuri poin, para pemain sudah berusaha semaksimal mungkin di lapangan sayang hasilnya belum memuaskan” ujarnya.

Ia menuturkan, laga kandang melawan Persis Solo pada Kamis (13/9/2018) akan dijadikan momentum untuk bangkit. Untuk sementara, Perserang saat ini berada di posisi 9 klasemen sementara Liga 2 Indonesia zona barat atau unggul 3 poin atas Cilegon United (CU) FC yang saat ini berada di zona degradasi. “Kami akan bermain lebih baik lagi melawan Persis Solo,” tuturnya. (FI)*


Sekilas Info

Babak 8 Besar Liga 2 Indonesia, Persita Hadapi Juara Zona Timur

TANGERANG, (KB).- Pembagian grup babak 8 besar Liga 2 Indonesia telah dilakukan oleh PT Liga Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *