Jumat, 14 Desember 2018

Perserang Akan Ditinggal Bambang Nurdiansyah ke Spanyol

SERANG, (KB).- Pelatih Perserang, Bambang Nurdiansyah (Banur) mengatakan, akan meninggalkan Laskar Singandaru ke Madrid, Spanyol untuk mengikuti program lisensi A Pro. Kesibukan Banur mengejar lisensi A Pro tersebut, membuat Perserang sering ditinggal pelatih.

“A Pro saya ke Madrid, Spanyol. Bulan Desember (2018), saya berangkat ke sana. Jadi, kalau masuk 8 besar (Liga 2 Indonesia) mau saya tinggal lagi (Perserang),” katanya kepada awak media. Ia menuturkan, beberapa bulan terakhir telah mengikuti program lisensi kepelatihan tersebut. Selain dia, ada beberapa pelatih ternama tanah air, seperti Rahmad Darmawan, Indra Syafri, Widodo C Putro, dan sejumlah pelatih asing. “Ada enam pelatih asing (ikut lisensi A Pro),” tuturnya.

Kursus lisensi A Pro mulai diselenggarakan di Hotel dan Lapangan UNY Yogyakarta mulai Sabtu hingga Jumat (14-20/4/2018). Total ada 24 orang peserta, di antaranya empat pelatih asing, yakni Adam bin Abdulah, Ong Kim Swee, Elavaran dari FAM Malaysia, dan Fujiwara dari JFA Jepang.

Kursus pelatih tersebut, adalah kursus level tertinggi lisensinya di tingkat Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Untuk Indonesia saat ini belum ada satu pun pelatih yang mengantongi sertifikat A Pro. “Kemarin tiga minggu saya tidak pernah melatih, karena mengambil lisensi,” ucapnya.

Ia mengatakan, kasihan dengan anak asuhnya, karena sering ditinggal. Namun demikian, dia memuji Tugi Hadi dan kawan-kawan yang dalam bermain ngotot ingin menang. “Perserang sebenarnya kasihan, saya datang di tengah jalan untuk menggantikan pelatih lama mereka. Tapi, Haji Bay (manajer Perserang) mau (menerima kondisi tersebut),” ujarnya.

Ia menuturkan, karena kesibukannya tersebut, laga melawan Persik Kendal tidak bisa mendampingi timnya berlatih saat baru datang pada Senin (4/9/2018). Pada pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 2-0 bagi Perserang tersebut membuat Perserang belum berhasil meraih kemenangan dari tiga laga. “Melawan Kendal itu saya datang siang mainnya sore, karena saya baru selesai A pro saya,” katanya.

Ia menjelaskan, meski beberapa kali meninggalkan latihan, namun eks penyerang Timnas Indonesia tersebut memiliki tanggungjawab, untuk membesarkan Perserang. Sebab, dia memiliki tanggungjawab, untuk membawa Perserang berprestasi. “Pemain ini baru semua, saya kasihan, tapi saya punya tanggungjawab,” tuturnya.

Seperti diketahui, dia resmi diikat kontrak manajemen Perserang pada Mei 2018. Eks pelatih Persija tersebut, mulai bertugas membesut Perserang pada Kamis (21/6/2018). Selain Banur, Perserang juga mengganti staf kepelatihan. Di bawah tangan dingin Banur, Perserang kini berada di posisi empat klasemen sementara Liga 2 Indonesia dengan mengantongi 22 poin. (FI)*


Sekilas Info

Jelang Kejurnas Taekwondo, TI Banten Sentralisasi Atlet

SERANG, (KB).- Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Banten menggelar sentralisasi atlet selama dua pekan, di Gedung Graha …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *