Persediaan Darah Hanya Cukup Pertengahan Puasa

SERANG, (KB).- Persediaan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang yang melayani hampir seluruh rumah sakit di Kota Serang dan beberapa kabupaten/kota lainnya, saat ini diperkirakan hanya cukup memenuhi kebutuhan sampai pertengahan bulan puasa 2017. Sementara, jumlah pendonor saat bulan puasa menurun, untuk mengantisipasi kekurangan persediaan darah, pihak UTD menggelar sejumlah kegiatan donor darah di beberapa tempat di Banten.

Kepala Bidang Pelayanan UTD PMI Kabupaten Serang, Verawati mengatakan, sekarang persediaan darah di UTD PMI Kabupaten Serang masih aman. “Namun, karena masa expired darah 30 hari, jadi persediaan yang ada aman sampai pertengahan puasa,” katanya yang ditemui Kabar Banten di UTD PMI Kabupaten Serang, Selasa (30/5/2017).  Ia yang juga bertugas di laboratorium UTD PMI mengungkapkan, persediaan darah yang ada di UTD PMI, yaitu darah golongan A sebanyak 90 kantong darah lengkap, sel darah merah 180 kantong, golongan B darah lengkap 220 kantong, sel darah merah 266 kantong, golongan O darah lengap 140 kantong, sel darah merah 138 kantong, golongan AB darah lengkap 15 kantong, sel darah merah 45 kantong. Sementara, persediaan yang kosong sekarang trombosit.

“Darah lengkap itu, darah yang belum kami bagi menjadi komponen plasma, trombosit, sel darah merah. Dari darah lengkap kan kami pecah, biasanya kami pecah jadi dua komponen plasma dan sel darah merah atau kadang dipecah tiga juga untuk trombosit,” ujarnya. Selama puasa, ucap dia, biasanya terjadi penurunan jumlah pendonor. Kemudian, pendonor yang rutin melakukan kegiatan donor, seperti di perusahaan, pabrik-pabrik juga tidak adakan kegiatan donor. “Biasanya pabrik-pabrik rutin gelar donor per tiga bulan dan setiap hari ada saja pabrik yang donor kecuali Jumat tidak ada, tapi selama puasa ini gak ada donor .

Dari kami tetap ada kegiatan donor, namun waktunya hanya Sabtu dan Ahad. Sabtu besok kami ke Mal Alam Sutera, kemudian ada kegiatan lagi pada 4, 11, dan 18 Juni di beberapa tempat,” tuturnya. Ia menuturkan, saat bulan puasa memang biasanya pendonor agak berkurang. Kebanyakan pendonor khawatir akan batal puasanya jika donor. “Padahal, donor darah itu gak membatalkan puasa. Jadi, kami harap para pendonor jangan takut donor pas puasa, karena gak membatalkan, asalkan kesehatan kita sedang baik, cukup tidur bisa tetap donor,” katanya. (H-40)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here