Perpustakaan Saija Adinda Mampu Tingkatkan Minat Baca

MASIH rendahnya minat baca pada masyarakat Lebak, termasuk pada kalangan pelajar, merupakan sebuah pekerjaan rumah (PR) besar yang secara perlahan dan sungguh-sungguh mulai digarap oleh Pemkab Lebak. Salah satu upaya nyata untuk meningkatkan budaya baca dan literasi pada masyarakat dan pelajar, Pemkab Lebak telah meresmikan Perpustakaan Saija Adinda. Perpustakaan tersebut cukup representif dan terintegrasi dengan Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskerpus) Kabupaten Lebak.

Sejak dibuka secara resmi pada tahun 2017 lalu, Perpustakaan Saija Adinda yang ditata dengan sangat baik dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung, telah dikunjungi oleh puluhan ribu orang untuk membaca buku yang tersedia di perpustakaan setempat.

Kepala Diskerpus Kabupaten Lebak, Asep Komar Hidayat mengatakan, terhitung Januari hingga Oktober 2018 jumlah pengunjung sudah melebihi target yang ditentukan. ”Harus kami akui saat ini minat baca masyarakat di Kabupaten Lebak masih relatif rendah hanya mencapai 22 persen dari penduduk sebanyak 1,2 juta jiwa. Karena itu, kami hanya menargetkan 19 ribu pengunjung. Namun ternyata hingga per bulan Oktober saja, pengunjung perpustakaan sudah mencapai 26 ribu,” kata Asep Komar Hidayat kepada Kabar Banten, beberapa waktu lalu.

Dia memprediksi hingga akhir tahun 2018 sedikitnya 30 ribu pengunjung akan datang dan membaca koleksi buku yang disediakan Perpustakaan Saija-Adinda. Menurutnya, Perpustakaan Saija-Adinda memiliki 15 ribu judul buku mulai dari sains, sastra, sosial, agama hingga teknologi. ”Jumlah buku yang tersedia dua kali lipat dari jumlah judul buku,” ujarnya.

Asep berharap keberadaan Perpustakaan Saija-Adinda dapat menambah wawasan masyarakat Kabupaten Lebak terlebih didalam perpustakaan juga menyediakan buku tentang Kabupaten Lebak. ”Memang yang datang mayoritasnya pelajar. Saya berharap wawasan masyarakat Kabupaten Lebak bisa bertambah,” tuturnya.

Sementara itu sejumlah pengunjung perpustakaan mengatakan, koleksi buku yang tersedia di perpusatakaan milik Pemkab Lebak itu sangat memadai dan koleksi buku-bukunya cukup beragam. ”Saya sangat senang mengunjungi Perpustakaan Saija dan Adinda karena koleksi buku-bukunya cukup beragam,” kata Daffa pelajar SDN di Rangkasbitung.

Menurut Daffa, setiap dua pekan sekali dirinya berkunjung ke Perpustakaan Saija Adinda untuk membaca koleksi buku-buku yang ada tentunya yang sesuai dengan bacaan anak sekolah. Sementara pengunjung lainnya, Dodi menilai, lokasi Perpustakaan Saija dan Adinda yang berada di Pusat Pemerintahan Kabupaten, sangat strategis dan menarik untuk dikunjungi.

”Saya hampir setiap pekan mengunjungi perpustakaan setempat. Selain mencari buku-buku yang saya suka, saya juga sangat menikmati pemandangan dari lokasi perpustakaan yang berada di lantai dua yang menghadap ke Alun-alun Rangkasbitung,” tutur Dodi. (Nana Djumhana)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here