Selasa, 21 Agustus 2018

Perombakan DPMPTSP Cilegon tak Jelas

CILEGON, (KB).- Perombakan struktur kepegawaian pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Cilegon tidak jelas kabar beritanya. Padahal, hal tersebut merupakan salah satu rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Tim Koordinator dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) Banten.

Para pejabat teras Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terkesan menutup diri kepada publik berkaitan dengan hal tersebut. Sikap tersebut diperlihatkan hingga level Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Sari Suryati.

Bahkan, kedua pejabat tersebut saling ”lempar bola” di saat wartawan konfirmasi terkait rekomendasi Korsubgah. Edi meminta wartawan bertanya kepada Sari, begitu juga sebaliknya. “Ngomong ke bu Sekda lah. Tidak ngomong itu dulu,” katanya seusai memimpin Rapat Pembentukan Tim Pengelolaan Aset Terminal Terpadu Merak (TTM), di Ruang Rapat Wali Kota Cilegon, Selasa (16/1/2018).

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Cilegon, Hasbi Sidik menyarankan, Pemkot Cilegon untuk melakukan penyegaran pegawai di beberapa OPD. Perombakan bukan hanya karena adanya rekomendasi Korsubgah, tetapi juga karena kebutuhan. “Saat ini, banyak pejabat di eselon III dan VI yang rangkap jabatan, juga pensiun,” ujar politikus Partai Gerindra tersebut.

Menurut politikus Partai Gerindra tersebut, mutasi dan rotasi pegawai dianggap hal yang wajar di setiap pemerintah daerah. Ia meminta kepada pegawai untuk tidak resah dengan rencana mutasi dan rotasi jika memang dilakukan dalam waktu dekat ini. “Pegawai kan sumpahnya siap ditemparkan di manapun. Jadi, mau ditempatkan di mana saja ASN (aparatur sipil negara) harus siap,” ucapnya. (AH)***


Sekilas Info

Proyek Betonisasi Bermasalah

CILEGON, (KB).- Proyek pembuatan jalan beton di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Jombang, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *