Permohonan Hibah dan Bansos Terkendala

SERANG, (KB).- Permohonan bantuan dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) dari masyarakat atau lembaga yang masuk ke Bagian Kesra Setda Pemkab Serang periode Januari-April 2019 tersendat, karena adanya kesalahan teknis pada aplikasi Serang Open.

Hardisk server tersebut, sempat mengalami kerusakan sekitar satu pekan. Sekretaris Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik Kabupaten Serang Anas Dwi Satya mengatakan, server Serang Open memang sempat terkendala di hardisk. Hardisk tersebut, sempat rusak sekitar satu pekan.

“Giliran masyarakat mau input susah,” katanya saat dikonfirmasi Kabar Banten melalui sambungan telepon.

Meski demikian, ujar dia, untuk saat ini semua sudah berjalan normal. Beberapa data yang terpendam di hardisk juga sudah berhasil diangkat. “Sudah bisa upload lagi, tapi kami nunggu kesepakatan dari tim terkait batas waktu input. Karena kemarin ada kendala nanti saya konfirmasi dulu waktu peng-input-an datanya,” ujarnya.

Hingga saat ini, ucap dia, sudah ada sekitar 30 lebih proposal yang masuk ke Serang Open. “Cuma saya juga belum tanya lagi sampai berapa, itu lebih sih kayanya,” tuturnya.

Kepala Bagian Kesra Setda Pemkab Serang Febrianto menuturkan, untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya akan membuat perpanjangan waktu yang dikuatkan dengan SK Bupati dari semula permohonan bantuan harus masuk maksimal April. Itu karena keterlambatan permohonan bantuan untuk disalurkan pada 2020 yang masuk dari masyarakat tersebut bukan disengaja.

“Nanti kami buat SK Bupati untuk perpanjangan waktu, karena ini kan hanya kesalahan teknis di server, ada sesuatu yang perlu dibenahi, maka waktu terbengkalai di salah satu proses permohonan di Serang Open,” katanya kepada Kabar Banten, Senin (22/4/2019).

Ia mengatakan, pihaknya akan segera mengonsultasikan terkait hal tersebut, dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah ( TAPD), sehingga semua usulan dari masyarakat atau lembaga bisa kembali masuk ke Aplikasi Serang Open.

“Sementara ini (usulan bantuan hibah dan bansos) bisa secara manual dulu, kami catat, nanti kami masukan ke Serang Open secara bersama-sama kalau sudah ada perbaikan,” ujarnya.

Disinggung mengenai jumlah permohonan bantuan yang masuk hingga April ini, dia belum mengetahui. Namun, untuk warga yang datang berkoordinasi, akibat tak bisa mengakses ke Aplikasi Serang Open cukup banyak.

“Ke kami banyak yang koordinasi kenapa sih gak bisa masuk? Dijelaskan oleh kami selaku penyelenggara. Tapi, memang biasanya di pengujung bulan, di April ini banyak masyarakat memasukan permohonan,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here