Kamis, 13 Desember 2018

Perizinan Daring Lampaui Target PAD

PANDEGLANG, (KB).- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Pandeglang mampu melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini.  Berdasarkan data dari sektor perizinan , capaian pendapatan hingga November tembus diangka 100,11 persen atau sekitar Rp 1.792.284.312, dari target yang ditetapkan hanya sebesar Rp 1.790.200.000.

Kepala DPMPPTSP Kabupaten Pandeglang, Ida Novaida mengatakan, capaian target tersebut dimungkinkan masih terus meningkat hingga akhir tahun ini. “Kami bersyukur, target PAD sudah aman, bahkan melebihi capaian yang ditentukan. Untuk itu, kami berharap waktu satu bulan ke depan, raihan pendapatan dari sektor perizinan terus bertambah. Kami optimistis penambahannya bisa mencapai 10-20 persen atau sekitar Rp 20 juta,” kata Ida, kepada Kabar Banten, Jumat (24/11/2017).

Menurut Ida, PAD tersebut diambil dari beberapa sektor pajak, diantaranya tambak udang dan pertenakan ayam. Karena yang dua sektor itulah paling besar. “Kami hanya mengambil restribusi itu dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) saja. Kalau izin lainya seperti Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), itu semuanya gratis,” katanya.

Untuk memudahkan pelayanan perizinan cepat kepada masyarakat, lanjut Ida, proses pelayanan perizinan sudah sistem online. “Ya, aplikasi pelayanan berbasis online juga penunjang capaian target , karena pemohon merasa puas mengurus izinnya sangat praktis. Dengan pelayanan online ini, tidak ada lagi hambatan atau kesulitan masyarakat saat permohonan perizinan. Karena saat ini website sudah online. Bahkan, saat masyarakat ingin perpanjangan perizinan bisa langsung menggunakan hand phone,” kata Ida.

Sitem pelayanan online yang diberlakukan ini tidak saja memberikan kemudahan bagi masyarakat. Tetapi sistem ini bagian dari sistem untuk mencegah terjadinya aksi pungutan liar atau pungli.
Sebab, pemohon tidak lagi mengurus izin secara manual berhadapan dengan pegawai, melainkan pemohon bisa melakukan permohonan termasuk pembayaran sistem online. “Jadi, saat ini tidak ada lagi alasan masyarkat mengatakan sulit mengurusi izin, sebab dinasnya sudah menggunakan pelayanan sistem digital yang bersih dari pungli,” katanya.

Pihaknya merasa yakin sistem pelayanan perizinan berbasis online ini bisa menjadi perangkat aman bagi pelayanan masyarakat. Bahkan, bisa mencegah oknum yang tidak bertanggungjawab. Sebab, pihaknya merasa tidak ingin internal pemerintahan membidangi pelayanan perizinan dikotori oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Kepala bidang (Kabid) Perizinan pada DPMPPTSP Kabupaten Pandeglang, Surya Darmawan menabahkan, pelayanan perizinan sudah bisa diurus menggunakan sistem online pada tahun ini. Hampir enam enam perizinan berbasis online, diantaranya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Situ, Siup, dan TDP. “Tahun 2018 nanti, kami menargetkan adanya penambahan pengurusan izin itu menggunakan sistem online , harus mencapai 20 perizinan,” katanya.

Menurutnya, bagi masyarakat yang belum bisa mengoperasikan layanan berbasis online, bisa langsung datang ke kantor, dan dipastikan akan ada operator khusus yang memandunya. “Sosilaisasi terus kami lakukan untuk masyarkat yang belum paham. Masyarakat bisa langsung datang ke kantor layanan perizinan dan akan diberitahu cara mudah mengoperasikan pelayanan sistem online,” ucapnya. (IF)***


Sekilas Info

Dinkes Pandeglang Kampanyekan Program ”Gema Cermat”

PANDEGLANG, (KB).- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mengampanyekan program gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (Gema Cermat), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *