Rabu, 19 Desember 2018

Peringati Hari Lahir ke-7, Unbaja Luncurkan 20 Buku

SERANG, (KB).- Universitas Banten Jaya memperingati hari lahir ke-7 pada 2 Agustus lalu. Pada momentum bersejarah tersebut, perguruan tinggi tersebut meluncurkan 20 judul buku. Rektor Unbaja, Dr. Sudaryono mengatakan, perguruan tinggi tersebut berdiri berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 158/E/O/2011, tanggal 2 Agustus 2011.

Dikatakan, Unbaja diselenggarakan oleh Yayasan Banten Jaya yang akhirnya menjadi Universitas Banten Jaya. Program studi jenjang Strata Satu terdiri atas Program Studi Bahasa Inggris, Program Studi Pendidikan Akuntansi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Program Studi Teknik Informatika, Program Studi Sistem Informasi, Program Studi Teknik Sipil, Program Studi Teknik Lingkungan, dan Program Studi Teknik Industri.

Sementara untuk jenjang Diploma Tiga terdiri atas Program Studi Teknik Informatika, Program Studi Manajemen Informatika, serta Program Studi Komputerisasi Akuntansi.

Ketua panitia, Indra Gunawan, mengatakan peringatan Hari Lahir Unbaja ke-7 dilaksanakan secara sederhana namun mengedepankan susbtansi daripada seremonial. “Pada kegiatan puncak dilaksanakan penanaman bibit pohon sumbangan dari yayasan, rektor hingga dekan dan para dosen,” katanya.

Kegiatan lainnya, lanjut dia, antara lain istighotsah dan ceramah agama, serta seminar motivasi dengan menghadirkan Dedy Budiman. Dia merupakan Champion Sales Trainer, Direktur dari Jakarta Sales Academy dan Founder KOMISI (Komunitas Sales Indonesia). “Dedy juga berpengalaman dalam memberikan pelatihan salesmanship di berbagai perusahaan di Indonesia,” ungkapnya.

Tak kalah seru, tambah dia, pada momentum itu juga diluncurkan 20 buku karya para dosen Unbaja, bekerjasama dengan PT Raja Grafindo Persada “Acara puncak Harlah Unbaja dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2018, bertempat di Kampus 2 Unbaja Jl. Syekh Nawawi Al Bantani, Boru, Curug Koat Serang,” katanya.

Dalam sambutan Wakil Rektor Unbaja Sutanto menyatakan, usia Unbaja ke-7 harus dapat dijadikan tolok ukur untuk dapat menyikapi berbabagi tantangan ke depan, baik dari aspek SDM, teknologi maupun berbagai perubahan regulasi perguruan tinggi.  Sutanto juga berpesan kepada seluruh sivitas akademik Unbaja untuk dapat menjaga kehidupan kampus yang selalau mengedepankan salam, sapa, senyum, sopan dan santun atau dikenal dengan S5. (KO)*


Sekilas Info

Hadapi Era Industri 4.0, SMK PGRI 3 Kota Serang Gandeng Industri

SERANG, (KB).- Pengelola sekolah menengah kejuruan (SMK) harus proaktif dalam menjalin kerja sama dengan industri, sebab …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *