Peringati Hari Kunjung Perpustakaan 2017, Banten Gelorakan Budaya Membaca

Hari kunjung perpustakaan 2017

Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus meningkatkan budaya baca di lingkungan masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan memberikan pelayanan optimal mulai dari fasilitas perpustakaan yang memadai, hingga kegiatan-kegiatan yang dapat memacu minat baca masyarakat.
Salah satunya yaitu acara Peringatan Hari Kunjung Perpustakaan 2017 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Banten, di Kota Serang yang berlangsung pada tanggal 16 hingga 20 September 2017. Puncaknya, pada Selasa (19/9/2017), turut hadir Gubernur Banten Wahidin Halim.

Dalam sambutannya Gubernur Wahidin mengatakan, kebiasaan membaca harus dimulai sejak masih dalam kandungan, bagaimana seorang ibu berkomunikasi dengan anaknya yang masih berada dalam rahim. “Belajar dan terus belajar, membaca itu belajar. Belajar membuka suasanya tentang kehidupan, makanya ketika kita membaca buka dikatakan kita telah membuka jendela dunia. Makanya Islam sangat menganjurkan untuk membaca, membaca alquran,” kata Wahidin. Ia mengatakan, semangat membaca harus ditanamkan mulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga. “Makanya saya setiap minggu menganggarkan untuk membeli buku, sekarang saya sudah punya 9.000 judul buku sudah enggak muat di perpustakaan. Anak yang rajin membaca akan menguasai ilmu pengetahuan,” kata Wahidin.


Baca Juga:

Najwa Shihab: Buku Itu Bak Sahabat


Ia mengajak seluruh elemen untuk menggelorakan semangat membaca di perpustakaan. Bila perlu, kata WH, perpustakaan daerah Banten melayani 24 jam. “Setiap hari sampai malam bila perlu, 24 jam kita layani. Saya datang ke sini (buku-buku) cukup lengkap,” kata Wahidin Dalam kesempatan itu, WH juga mengungkapkan keinginannya untuk membangun 1.000 perpustakaan di Banten. “Makanya saya punya semangat bangun 1.000 perpustakaan. Kalau perlu sewa odong-odong sambil bawa permen dan eskrim, supaya masyarakat punya semangat. Becak dulu juga perlu masuk ke gang-gang. Mereka butuh sekarang. Belajar adalah suatu keniscayaan, oleh karena itu mudah-mudahan dengan kegiatan ini merangsang dan memotivasi semuanya untuk mengaungkan budaya literasi,” kata WH.

Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten, Ajak Moeslim mengatakan, kegiatan Hari Kunjung Perpustakaan 2017 yang diberi tema “Perpustakaan Untuk Semua” tersebut merupakan salah satu bentuk nyata bahwa Pemprov Banten memiliki komitmen dan keinginan bersama untuk terus meningkatkan budaya baca di tengah masyarakat Banten. “Esensi dari kegiatan ini bentuk komitmen pemprov dalam rangka menggelorakan dan membudayakan literasi masyarakat. Kita menyadari pembudayaan minat baca jadi tanggung jawab bersama. Kami juga mengapresiasi Angkasa Pura yang memberikan sumbangan berupa 6 unit kendaraan operasional untuk perpustakaan keliling (pusling) yang akan disalurkan kepada 6 kabupaten/kota.

Rangkaian Acara Hari Kunjung Perpustakaan 2017

Ia mengatakan, sebagai umat islam membaca merupakan perintah Alquran dan Hadist. Sebagi bangsa Indonesia pesan literasi termaktub dalam UUD 1945 yang kemudian secara khusus dijabarkan dalam Undang-undang No. 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan. “Artinya, dari aspek legal sudah menjadi kewajiban kita semua untuk membudayakan literasi,” tuturnya. Pihaknya menyatakan akan mendukung visi dan misi Gubernur Banten terkait program membangun 1.000 perpustakaan. “Bahwa (Gubernur) beliau punya semangat akan bangun 1.000 perpustakaan. Harus kita laksanakan, ini sebagai jembatan emas ke depan agar masyarakat banten lebih cerdas dan pintar,” ujarnya.

Ajak mengungkapkan, tema “Perpustakaan untuk Semua” tersebut bermakna untuk merangkul semua lapisan masyarakat agar berkunjung ke perpustakaan. “Bukan hanya berkunjung, tapi juga menjadikan perpustakaan sebagai tempat rekreasi, tempat tujuan utama saat membutuhkan bahan bacaan,” katanya. Seluruh rangkaian acara dilaksanakan di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten. Rangkaian acara tersebut dimulai Sabtu (16/9) pukul 10.00-12.00 WIB kegiatan menulis kreatif dan trik menembus penerbit. Narasumber yang dihadirkan berasal dari Penerbit KataDepan, yaitu Pemimpin Redaksi KataDepan, Gita Romadhona dan Widyawati Oktavia. Keduanya merupakan editor Penerbit KataDepan. Penerbit KataDepan adalah penerbit yang menerbitkan “Be Cool, Be Gratefull” Wirda Mansyur. Kemudian, pada 17 September acara mendongeng bersama Kak Permadi, 18 September acara Bedah Buku “Apa Kabar BOS?”, 19 September lomba mewarnai, dongeng, talkshow, dan pemutaran film. Dan 20 September lomba menggambar dan seminar. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here