Perda Disabilitas, Orang Berkebutuhan Bisa Maju di Pemilu

SERANG, (KB).- Penyandang disabilitas di Kota Serang dapat menyalonkan diri sebagai peserta pada Pemilu, seperti anggota DPRD, wali kota, bahkan gubernur.

Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang tentang Penyandang Disabilitas, pasal 4 yang telah disahkan oleh Wali Kota Serang Syafrudin bersama Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Jumat (20/12/2019).

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, berdasarkan hasil akhir tentang persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait disabilitas, nantinya orang yang berkebutuhan khusus memiliki hak politik yang sama dengan masyarakat pada umumnya.

“Seperti menyalonkan dirinya menjadi anggota dewan, wali kota, atau bahkan gubernur sekali pun, mereka bisa,” katanya, Jumat (20/12/2019).

Selama ini, ujar dia, Perda Disabilitas belum pernah ada, oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengajukan perda tersebut ke DPRD. Hal tersebut dilakukan, agar para penyandang disabilitas mendapat hak yang sama dengan orang normal lainnya.

“Kami akan menyamakan mereka, sehingga tidak ada perbedaan. Insyaallah dengan adanya perda ini dapat menyetarakan mereka. Kemudian, gedung juga akan kami prioritaskan fasilitasnya untuk mereka,” ucapnya.

Selain itu, tutur dia, penyandang disabilitas juga memiliki hak lainnya, seperti hidup, bebas dari stigma, kesehatan, kesejahteraan sosial, hidup mandiri dan dilibatkan oleh masyarakat, konsesi, pendidikan, hingga bebas dari tindakan diskriminasi, penelantaran, penyiksaan, dan eksploitasi.

“Termasuk dengan fasilitas bangunan gedung. Saat ini memang belum bersahabat dengan mereka, tapi ke depan akan kami fasilitasi, sehingga mereka dapat menikmati gedung yang ada di Kota Serang,” tuturnya.

Ia menjelaskan, penyusunan perda tersebut, sebagai bentuk mewujudkan penghormatan, pemajuan, perlindungan, pemenuhan hak asasi manusia (HAM), serta kebebasan dasar penyandang disabilitas secara penuh dan setara.

“Ini juga sebagai bentuk mewujudkan taraf kehidupan penyandang disabilitas yang lebih berkualitas, adil, sejahtera lahir batin, mandiri, dan bermartabat,” katanya.

Wakil Ketua I DPRD Kota Serang Ratu Ria Maryana menuturkan, keberadaan Perda Penyandang Disabilitas merupakan salah satu bentuk perhatian Pemkot dan DPRD Kota Serang, sehingga segala hak dan disabilitas dapat disamaratakan dengan dengan masyarakat yang normal.

“Mereka (penyandang disabilitas) memiliki hak yang sama dengan kami, maka dari itu kami juga harus mendukung dan membantu mereka, agar mendapatkan hak yang dimilikinya,” ujarnya.

Dengan disahkannya Perda Penyandang Disabilitas tersebut, ucap dia, tugas panitia khusus (Pansus) sudah selesai dan resmi dibubarkan.

“Terima kasih kepada pansus yang telah membuatkan perda penyandang disabilitas ini, semoga dengan ini dapat membantu mereka, mulai dari gedung ramah penyandang disabilitas dan lain sebagainya,” tuturnya. (Rizki Putri/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here