Percepatan Penataan Banten Lama, Pemkot Minta Rp 31 Miliar

SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan mengajukan bantuan sebesar Rp 31 miliar ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk percepatan penataan Kawasan Banten Lama. Penggunaan anggaran tersebut juga akan disinkronisasi dengan rencana Pemprov yang berencana membantu percepatan revitalisasi kawasan tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Serang Djoko Sutrisno mengatakan, Pemprov Banten akan membantu Kota Serang untuk percepatan penataan Banten Lama. Nanti akan dibuat skenarionya dan dibuat tim teknis yang mengkaji apa saja yang prioritas dan menjadi kewenangan provinsi. Setelah itu, kata dia, nanti ada MoU antara gubernur, wali kota dan bupati karena kawasan tersebut ada yang masuk ke Kabupaten Serang, setelah MoU baru dilanjutkan dengan eksen atau pelaksanaannya.  “Nanti kami (Pemkot Serang) juga akan mengusulkan bantuan anggaran ke provinsi, besarannya sekitar Rp 31 miliar untuk kelanjutan penataan Banten Lama,” katanya, Ahad (9/7/2017).

Untuk pelaksanaan kegiatan penataan tersebut, kata Djoko, akan disinkronisasi dengan Pemprov. “Jadi nanti mana yang menjadi tugasnya pemprov dan mana tugas pemkot akan disinkronisasi. Kalau provinsi itu di antaranya membantu memperbaiki akses jalan menuju kawasan dan ada sarana prasara yang lainnya,” ujarnya.  Selain anggaran dari pemprov, menurut Djoko, pemkot juga akan kembali menganggarkan untuk penataan Banten Lama. “Anggaran yang diajukan di APBD Pemkot Serang besarannya masih dalam pembahasan dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah),” tuturnya.

Djoko mengatakan, Pemkot Serang juga mengevaluasi program kegiatan penataan Banten Lama yang sudah dianggendakan di APBD 2017 yang anggarannya hampir mencapai Rp 37 miliar.  “Banyak kegiatan, di antaranya pembebasan lahan, pematangan lahan, membuat site plan, DED untuk lokasi yang dibebaskan, kemudian membangun kios PKL, toilet dan musala di lokasi tersebut,” ucapnya.

Pembangunan untuk menunjang penataan Kawasan Banten Lama, kata Djoko, ditarget selesai pada akhir 2017. Sekarang sudah ada beberapa kegiatan pembangunan yang selesai dilaksanakan, yaitu pembebasan lahan. “Sekarang juga sedang proses pematangan lahan, site plan dan DED untuk pembangunan 1.000 kios PKL juga sudah selesai, berarti tinggal pembangun,” katanya. Djoko mengatakan, dalam penataan Banten Lama juga ada kegiatan untuk pembangunan tempat parkir, pagar dan gerbang ke kawasan tersebut.

Sementara, Ketua DPRD Kota Serang Subadri Usuludin mengatakan, DPRD Kota Serang akan turut mendorong penganggaran penataan Kawasan Banten Lama.  “Kami juga selalu merindukan Kota Serang menjadi rapi, termasuk Banten Lama. Dengan niatan penataan, pasti kami akan mendorong dan menyambut baik niatan yang mulia itu. Kami akan turut mendukung penganggarannya, karena sepanjang programnya bermanfaat dan tidak ada mudarat ya kita dukung,” tuturnya.

Subadri juga berharap, anggaran yang sudah dialokasikan untuk penataan Banten Lama dapat terserap dengan hasil yang baik. “Saat pembebasan lahan memang ada keterlambatan, mungkin karena ada kehati-hatian dari tim. Sekarang pembebasan lahan sudah selesai, dan sudah mulai pematangan lahan. Saya yakin kalau ada greget dari pemkot untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, anggaran yang sudah dialokasikan juga yakin terserap,” katanya. (H-40)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here