Sabtu, 23 Februari 2019

Percepatan Pemulihan, Pemkab Serang Bentuk Tim Penanggulangan Pascabencana Tsunami Selat Sunda

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang telah membuat tim penanggulangan pascabencana tsunami Selat Sunda di wilayah Anyer-Cinangka. Tim tersebut akan bergerak untuk percepatan pemulihan kerusakan fisik dan non fisik di wilayah terdampak.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, untuk mengatasi pascabencana, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah sudah membuat tim penanggulangan. Tim tersebut akan bekerja selama setahun.

“Kita akan segera melakukan recovery (pemulihan) seperti trauma healing, pembinaan kepada warga supaya sadar potensi bencana,” ujar Entus kepada Kabar Banten, Jumat (18/1/2019).

Entus mengatakan, dalam tim tersebut akan dibantu oleh Dandim Cilegon. Saat ini tim tersebut sudah mulai bergerak. “Kalau kemarin dari tahun anggaran 2018 sekarang 2019 sudah lagi,” katanya.

Tim pascabencana tersebut terdiri dari Dandim Cilegon, BPBD, Dinsos, Perkim, DPUPR, Dinkes dan Muspika Anyer-Cinangka. “Beda sama yang kemarin ini tim penanggulangan pascabencana,” ucapnya.

Ia menjelaskan, saat ini yang sedang dilakukan tim adalah pendataan fisik. Perkim sedang menghitung berapa biaya kerugiannya. “Kalau non fisik sudah berjalan mungkin dalam waktu dekat akan menentukan dan terjun ke masyarakat mana yang akan kita kunjungi untuk recovery sosial,” tuturnya.

Disinggung kondisi masyarakat, Entus mengatakan, saat ini mereka masih memiliki trauma akibat bencana itu. “Kalau trauma masih ada tapi sepertinya sudah pulih lagi,” katanya. Ia mengatakan, untuk tim tersebut sangat perlu memperhatikan kondisi Cinangka. Sebab Cinangka adalah yang terparah terdampaknya.

“Anyer tidak terdampak yang perlu perhatian itu Cinangka, kita juga akan perbaiki tempat jualan mereka cuma ke depan kebijakan Ibu Bupati tidak boleh membangun di bibir pantai. Kita akan bangun di seberang jalan,” tuturnya.

Selain itu, kata Entus, tim juga sedang terus melakukan pendataan dan verifikasi terhadap perahu nelayan yang rusak. “Kita sudah tugaskan DKPP mendata. Kita juga koordinasi dengan provinsi dan pemerintah pusat,” ucapnya.

Sementara, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma mengatakan, pihaknya melalui bidang rehabilitasi dan rekonstruksi bersama DPKPTB telah melakukan lanjutan verifikasi data rumah dengan status kepemilikan dan survei lokasi relokasi usaha warung. “Survei itu bersama unsur muspika koramil, polsek dan Kecamatan Cinangka,” ujarnya. (DN)*


Sekilas Info

Pendaftar Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Banten Membeludak

SERANG, (KB).- Pendaftar seleksi calon Anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten periode 2019-2023 membeludak. Sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *