Percepat Pencetakan KTP Elektronik, Disdukcapil Kabupaten Serang Siapkan Mesin ADM

SERANG, (KB).- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang berencana menyiapkan mesin anjungan dukcapil mandiri (ADM) untuk mempercepat pencetakan dokumen kependudukan, di antaranya kartu tanda penduduk (KTP) elektronik dan kartu identitas anak (KIA). Pengadaan mesin tersebut, diusulkan di anggaran 2020 untuk satu unit.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Serang Mochamad Mujtahidi menjelaskan, penggunaan mesin ADM tersebut, sesuai dengan arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia untuk mempercepat proses pencetakan dokumen kependudukan.

Mesin tersebut menyerupai anjungan tunai mandiri (ATM) yang disertai dengan kartu ADM. Untuk tahun depan Disdukcapil Kabupaten Serang baru mengusulkan satu mesin ADM.

“Iya tahun depan itu ada mesin anjungan untuk pencetakan KTP-el, KK maupun akta kelahiran. Ditambah dengan KIA. Jadi, mirip dengan mesin ATM, ada kartunya juga namanya anjungan dukcapil mandiri atau ADM,” katanya saat ditemui Kabar Banten di ruang kerja, Selasa (3/12/2019).

Ia menuturkan, untuk pengadaan mesin anjungan tersebut, Disdukcapil Kabupaten Serang mengajukan anggaran sebesar Rp 180 juta untuk satu mesin. Mesin tersebut, akan disimpan di Kantor Disdukcapil Kabupaten Serang dengan ditunggu oleh satu operator yang akan melayani.

Sebelum warga menggunakannya, warga diminta untuk menjalani tujuh tahap registrasi, agar dapat memiliki kartu ADM-nya.

“Jadi, ada tujuh tahapan, agar warga bisa menggunakan mesin ADM itu. Nanti mesinnya akan disimpan di kantor dan ada operator yang akan melayani,” ujarnya.

Adapun tahapannya, yakni warga datang ke Kantor Disdukcapil Kabupaten Serang dan langsung menemui petugas untuk melakukan register dan melakulan verifikasi data.

Kemudian, operator melakukan pengecekan data di Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), lalu hasil antre diajukan ke pejabat verifikasi dan validasi, kemudian kepala dinas (Kadis) melakukan pembubuhan tanda tangan elektronik (TTE) dan warga atau penduduk menerima notifikasi melalui SMS atau email.

“Terakhir penduduk datang ke mesin ADM untuk login menggunakan sidik jari dan barcode,” ucapnya.

Menurut dia, untuk proses pencetakan KK dan akta kelahiran melalui mesin anjungan tersebut, bisa sekitar lima sampai 7 menit. Sementara, untuk KTP-el dan KIA bisa sekitar 3 menitan, sehingga prosesnya tidak memakan waktu banyak.

Sementara, hingga saat ini jumlah warga yang sudah melakukan perekaman, namun belum memiliki KTP-el sebanyak 24.000 orang dan untuk pengadaan blangko di pusat pada 2020 sebanyak 16 juta.

“Apalagi tahun depan akan ada pilkada, jadi pelayanan harus cepat dan alhmadulillah blangko juga dipenuhi dari pusat,” tuturnya. (TM)*

2 KOMENTAR

  1. Sy mau pindah ktp dr clg k serang .dan dr clg sdh brs..gmana bsk sy bs k serang apa bs langsung jd ktp sy .tlg d bantu prok”

  2. Saya mau bikin ktp yang seumur hidup, karna ktp yang itu hilang, soal persaratan sudah lengkap, bisakah di bantu??

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here