Minggu, 21 Januari 2018

Perbaiki Kinerja BUMD, Pemkab Serang Berhentikan Direksi SBM

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Serang Berkah Mandiri (SBM), Rabu (10/1/2018) malam memberhentikan dengan hormat unsur direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut. Pemberhentian dilakukan, karena mereka sudah tiga periode menjabat. Selain itu, pemkab juga ingin memperbaiki kinerja perusahaan.

Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa mengatakan, dari hasil RUPS, ada peremajaan di unsur direksi SBM, yakni di direktur utama, direktur operasional, dan ketua dewan komisaris. “RUPS menyatakan, memberhentikan dengan hormat, karena sudah terlalu lama juga, sudah tiga periode itu. Jadi, kami berhentikan,” katanya, Kamis (11/1/2018).

Selain itu, ujar dia, ada perubahan struktur di unsur direksi SBM, yang sebelumnya hanya ada direktur utama dengan direktur operasional, sekarang ada direktur administrasi dan keuangan. Sehingga, setiap transaski lebih transparan, direktur utama, dan direktur keuangan menandatangani setiap transaski keuangan. “Kalau kemarin yang tahu hanya direktur utama saja masalah keuangan, karena tidak ada direktur administrasi dan keuangan, sekarang ada tambahan struktural,” ucapnya.

Ia menuturkan, selain masa jabatan sudah tiga periode beturut-turut, pergantian unsur direksi juga dilakukan, karena pemkab ingin memperbaiki kinerja perusahaan. “Di samping masa jabatan sudah tiga periode berturut-turut di direksi, kami ingin memperbaiki kinerja perusahaan dengan mengganti unsur direksi. Sekarang kinerja perusahaannya belum memuaskan, kami selaku pemegang saham,” tuturnya.

Untuk pengisian unsur direksi tersebut, kata dia, pemkab secepatnya akan mengadakan pelelangan untuk jabatan direktur utama, direktur operasional, direktur administrasi keuangan, dan ditambah komisaris independen. “Komisarisnya ada dua, komisaris utama yang mewakili pemegang saham yang dalam hal ini mewakili pemda dan komisaris independen yang kami lelangkan. Saya harapkan nanti komisaris independen ini memahami visi bisnis sebuah perusahaan,” katanya.

Menurut dia, lelang akan dilaksanakan secepatnya, karena selain melelang unsur direksi SBM, pemkab juga akan mengadakan pelelangan untuk perusahaan daerah lainnya, yaitu untuk salah satu Direksi PT LPK Ciomas dan untuk Direktur Kepatuhan PD BPR. “Bulan-bulan ini juga lelangnya,” ujarnya.
Setelah SBM memiliki manajemen baru, ucap dia, pemkab juga akan meminta untuk membenahi kantornya. “Nanti manajemen yang baru suruh membenahi, masa kantornya numpang,” tuturnya.

Sementara, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Mansur Barmawi mengatakan, belum mengetahui hasil RUPS PT SBM. “Belum tahu saya kalau sudah ada RUPS, mungkin nanti ada tembusan hasilnya ke kami dan akan dipelajari hasilnya,” ucapnya.  Namun yang jelas, tutur dia, Komisi III sebelumnya sudah memberi rekomendasi terkait SBM pertama harus dievaluasi secara menyeluruh, kemudian disarankan ada audit baik dilaksanakan oleh Inspektorat atau BPK, dengan tujuan tertentu, sehingga hasilnya dewan bisa mengetahui sejauh mana SBM, sebelum ada pergantian unsur direksi.

“Kami sudah sampaikan itu, sudah dua tahun kan SBM kondisinya merugi usahanya, walaupun memang namanya usaha ada dua kemungkinan ya antara untung atau rugi, tapi kalau seperti ini harus didalami biar gak rugi terus,” katanya. Jika unsur direksi SMB sudah diberhentikan, menurut dia, pemkab harus secepatnya melakukan open bidding untuk mengisi unsur direksi tersebut.

Pemkab harus mencari orang yang benar-benar punya kemampuan, wawasan pemahamannya harus benar-benar mumpuni. SBM berbeda dengan BUMD lainnya, karena usahanya tidak spesifik, tapi serba usaha, bukan seperti PDAM, BPR, dan PD PK Ciomas. “Kalau mereka usahanya spesifik sasarannya jelas,” ucapnya. (YY)***


Sekilas Info

Bulog Siap Beli Hasil Panen Petani

SERANG, (KB).- Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Serang, Fansuri mengatakan, bulog bersedia membeli hasil panen …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *