Rabu, 20 Februari 2019
Breaking News

Perbaiki Jembatan JLS, Pemkot Cilegon Minta Bantuan Industri

CILEGON, (KB).- Pemkot Cilegon meminta bantuan industri untuk membantu memperbaiki salah satu jembatan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang ambruk akibat diterjang banjir baru-baru ini.Sebab, pemkot hanya mampu Rp 1,5 miliar dari kebutuhan dana perbaikan jembatan tersebut yang diperkirakan mencapai Rp 4 miliar.

“Saya meminta kepada industri-industri agar ikut serta bergotong royong dalam membangun jembatan yang ada di JLS ketika ambruk diterjang banjir beberapa waktu lalu. Sebab, untuk penganggarannya Pemkot tidak bisa mengcover semuanya,” kata Pelaksana tugas (plt) Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi usai sidang paripurna istimewa dengan agenda pembacaan keputusan rekomendasi LKPj 2017, Rabu (2/5/2018).

Edi mengatakan, supaya aktivitas normal dan perekonomian kembali lancar, perbaikan harus dibantu oleh industri. “Dana yang digunakan untuk perbaikan jembatan tersebut tidak sedikit. Untuk itu, kami berharap seluruh industri ikut serta dan berpartisipasi. Besok (hari ini) akan kami undang seluruh industri agar memahami persoalan pembangunan JLS. Undangan sudah kami sebar,” ujarnya.

Selama ini, kata Edi, industri banyak memanfaatkan JLS sebagai salah satu sarana mempercepat perjalanan keluar masuk barang. Namun, kata dia, sampai sejauh ini kontribusi dari industri masih minim. “Adanya JLS itu untuk memperlancar sistem transportasi industri. Makanya, kami minta dan duduk bersama untuk mengatur agar industri bisa berkontribusi terhadap renovasi atau pembangunan jembatan yang ada di JLS,” tuturnya.

Dewan mendukung

Pemanggilan industri oleh Pemkot Cilegon untuk mengatasi renovasi jembatan yang ambruk di JLS itu, mendapat dukungan dari Wakil Ketua DPRD Cilegon dari PDIP Nana Sumarna. Menurutnya, industri yang ada di Cilegon sudah seharusnya memberikan kontribusi.

“Kami mendukung langkah-langkah Pemkot Cilegon untuk mengundang industri dan duduk bersama dalam memecahkan persoalan jembatan JLS yang roboh. Apalagi, mobil-mobil industri masuk ke kampung yang tidak semestinya,” ucapnya.

Perbaikan jembatan, kata Nana, bisa selesai dengan cepat apabila seluruh industri ikut berpartisipasi dan bergotong royong dalam perbaikan jembatan yang rusak itu. Apalagi, kata Nana, selama ini JLS merupakan salah satu jalan yang paling banyak dilalui oleh kendaraan besar.

“Saya kira hal yang wajar apabila industri dimintai kontribusinya dalam pembangunan jembatan di JLS. Mengingat selama ini memang yang paling banyak menggunakan jalan tersebut adalah mobil-mobil industri dalam kapasitas kendaraan yang besar,” ucapnya. (HS)*


Sekilas Info

Edi Ariadi Dilantik Hari Ini, Dari Honorer Hingga jadi Wali Kota

CILEGON, (KB).- Karier Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Cilegon Edi Ariadi telah mencapai puncaknya. Setelah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *