Perbaiki Bangunan Terdampak Tsunami Selat Sunda, Pemkab Serang Siapkan Rp 6 M

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyiapkan anggaran sekitar Rp 6 miliar untuk memperbaiki bangunan rumah dan warung yang terdampak tsunami Selat Sunda. Anggaraan tersebut akan digunakan untuk 290 bangunan. Hal tersebut diungkapkan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat menghadiri Karya Bakti Kodim 0623/Cilegon di Desa Bulakan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Kamis (7/2/2019).

Turut hadir dalam acara tersebut, Dandim 0623/Cilegon Letkol Armed Rico Ricardo Sirait dan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang Irawan Noor.

Ia mengatakan, objek sasaran yang akan dilaksanakan untuk pembangunan pascatsunami di Kabupaten Serang, yakni 39 rumah dan 251 warung. “Pembangunan 5 unit rumah di Desa Karang Suraga dan 34 unit di Desa Bulakan, di antaranya ada 20 unit yang dipindahkan dari pinggiran pantai. Kurang lebih anggaran yang digunakan ini sebesar Rp 6 miliar dari dana APBD Kabupaten Serang,” katanya dalam rilis yang diterima Kabar Banten, Kamis (7/2/2019).

Ia menambahkan, 33 warung yang akan dibangun terdapat di Desa Pasauran, sedangkan 71 warung di Desa Bulakan dan 147 warung di Desa Karang Suraga masih menunggu penetapan dan persetujuan lokasi yang akan digunakan oleh penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengapresiasi Kodim 0623/Cilegon yang terus membantu Pemkab Serang dalam menangani korban tsunami dari awal terjadinya bencana sampai pemulihan secara maksimal. “Prajurit TNI tanpa lelah sejak H+1 membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi korban tsunami di Kecamatan Anyer dan Cinangka,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan Kabupaten Serang Irawan Noor mengatakan, perbaikan bangunan korban tsunami juga melibatkan pihak Kodim 0623/Cilegon dan masyarakat sekitar. “Kami sudah terbiasa saat melakukan perbaikan rumah tidak layak huni, sebelumnya juga melibatkan pihak Dandim dan masyarakat untuk gotong royong, agar anggaran dimaksimalkan untuk korban,” ucapnya.

Ia berharap, melalui kegiatan karya bakti TNI dapat memulihkan kondisi sosial ekonomi masyarakat serta industri pariwisata Kabupaten Serang yang terkena dampak bencana tsunami. “Rinciannya, rumah berukuran 5 x 7 meter persegi dan seluruh bentuk bantuan yang kami berikan, yaitu fisik bangunan saja hingga menjadi rumah yang layak seutuhnya,” tuturnya. (YY)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here