Perbaikan SDN Teras Bendung 1, Tiga Ruang Kelas Dianggarkan Rp 300 Juta

Seorang guru menunjukan salah satu ruang kelas yang rusak di SD Negeri 1 Teras Bendung, beberapa waktu yang lalu.*

SERANG, (KB).- Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang akan segera memperbaiki tiga ruang kelas rusak milik SDN Teras Bendung 1 di Kecamatan Lebak Wangi. Alokasi anggaran yang disiapkan mencapai Rp 300 juta.

Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan Pendidikan DPKPTB Kabupaten Serang Deni Hartono mengatakan, dari hasil lapangan dan pelaporan yang masuk baik Pattiro maupun media, SDN Teras Bendung 1 sudah mendesak.

“Alhamdulillah Teras Bendung 1 masuk tahun depan. Terus SDN Palamakan di Kecamatan Bandung juga masuk. Jadi dari Pattiro dan media agar dimasukan, maka kita tampung dan sampaikan ke dindik,” ujarnya kepada Kabar Banten saat ditemui di ruangannya, Rabu (13/11/2019).

Deni mengatakan, untuk SDN Teras Bendung 1 anggarannya sekitar Rp 300 juta untuk tiga ruang kelas yang kondisinya sangat parah. Menurut dia, bangunan SDN tersebut memang sudah mendesak untuk direhab.

“Kebetulan perencanaan Teras Bendung 1 itu sudah ada, kemudian ada masukan dari teman – teman maka saya sampaikan ke dindik. Awalnya mah belum masuk, jadi otomatis menggeser yang lain, kecuali ada tambahan anggaran,” tuturnya.

Disinggung soal kondisi tanah yang memiliki kadar air payau atau dekat air laut, Deni mengatakan secara konstruksi air garam dapat merusak besi. Oleh karena itu, besi tersebut harus diperhatikan dengan selimut beton. “Jadi beton 2,5 centimeter harus ada,” ujarnya.

Menurut dia, jika besi itu nongol maka menjadi jalan masuk karat. Dengan begitu, bangunan itu akan keropos dan tidak punya kekuatan.

“Makanya untuk daerah Tirtayasa dan Tanara tolong diperhaikan beton tahu. Beton tahu itu bikin beton pakai kawat nanti kaya tahu kotak kotak, jadi si selup jangan nempel ke batu kali tapi diganjal dulu itu jadinya selimut beton 2,5 centi. Kalau enggak gitu enggak tahan lama,” tuturnya.

Diakuinya, banyaknya bangunan di wilayah Serang utara yang mengalami keropos karena besinya tidak menggunakan selimut beton. “Makanya banyak kejadian disana kerowak (bangunannya) karena besinya karatan,” katanya.

Memprihatinkan

Sementara, Guru kelas 5 Aminudin mengatakan bangunan sekolahnya memang memprihatinkan. Dengan kondisi tersebut, pihaknya banyak menerima keluhan dari wali murid. Sebab, mereka khawatir bangunan itu membahayakan buah hati yang sedang belajar. “Banyak orang tua komplain. Makanya anak kelas 1 saya taro di SDN Teras Bendung 4. Disini jumlah murid 102 orang,” ucapnya.

Ia mengatakan, dari enam ruang kelas termasuk kantor, ruang kelas 3 merupakan bangunan yang terparah kondisinyaSelain dindingnya yang rapuh, lantai juga sudah rusak, berdebu serta kekurangan mebeuleur. “Kelas 3 mah belum pernah diperbaiki, pintunya juga copot,” katanya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here