Perbaikan Jenjang Karier, Bupati Serang Imbau ASN Kuliah Lagi

Ratu Tatu Chasanah, Bupati Serang.*

SERANG, (KB).- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengimbau kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya, agar melanjutkan pendidikannya hingga ke jenjang S2 atau S3. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan ruang ASN untuk meningkatkan jenjang karier melalui kualifikasi pendidikan.

“Jadi, kami tahu ASN Kabupaten Serang dan persoalan semua pemda, kami jumlah terbatas, dengan banyak yang pensiun dan rekrutan belum sebanding, maka karier ASN harus diberi ruang,” katanya kepada Kabar Banten seusai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universitas Terbuka (UT) di Pendopo Bupati Serang, Senin (17/2/2020).

Ia menilai, dengan kondisi ASN saat ini, mereka akan kesulitan untuk memohon cuti pendidikan. Namun, dengan adanya di Universitas Terbuka (UT), peluang mereka untuk bisa meneruskan ke jenjang S2 atau S3 akan lebih mudah.

“Karena itu (kualifikasi pendidikan) jadi bahan penilaian karier ASN. Saya berharap ini bisa dimanfaatkan ASN Kabupaten Serang,” ucapnya.

Disinggung terkait penandatanganan MoU dengan UT, dia bersyukur, akhirnya kerja sama bisa diresmikan. Seharusnya penandatanganan itu dilakukan jauh-jauh hari, sebab program yang di kerjasamakan saat ini sudah berjalan.

“UT berikan kesempatan pada anak-anak kami untuk mengenyam pendidikan di UT,” ujarnya.

Untuk saat ini, sudah ada 25 anak Kabupaten Serang yang dikuliahkan di UT. Ia berharap, MoU tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Serang dalam rangka membuka peluang anak-anak, agar bisa kuliah.

“Kalau 25 anak itu CSR dari UT, lima anak bidik misi. Ini yang nanti kami pikirkan kalau butuh bantuan dari anggaran pemda kami arahkan ke Baznas,” tuturnya.

Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof Ojat Darojat berharap, dengan adanya MoU tersebut, kualitas SDM Kabupaten Serang semakin baik.

“Bukan hanya mereka orang yang sudah bekerja meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidikan, tapi juga anak anak lulusan SMA mereka tahu, bahwa UT merupakan alternatif ketika mereka mau masuk PTN (perguruan tinggi negeri). Dengan biaya terjangkau, kalau mereka tidak diterima PTN tatap, maka ada solusi yang baik mereka bisa masuk UT tanpa harus meninggalkan tempat tinggalnya dan bisa juga kuliah jarak jauh,” katanya.

Ia mengatakan, UT juga ingin membantu program strategis pemerintah, yakni meningkatkan angka pendidikan kasar (APK) pendidikan tinggi. Angka tersebut secara nasional masih belum menggembirakan.

“Termasuk di sini masih rendah, mudah-mudahan dengan MoU akan semakin banyak anak SMA, bahwa UT hadir dan menjadi solusinya mereka untuk melanjutkan di PTN,” ujarnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here