Perangkat Desa Montor Diduga Potong BPNT

PANDEGLANG, (KB).- Perangkat Desa Montor, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, diduga melakukan pemotongan program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pada 257 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Salah satu keluarga KPM, Hamid mengatakan, pemotongan tersebut dilakukan oleh koordinator dari desa. Soalnya, kata dia, seharusnya KPM menerima bantuan dengan dua pagu dari Juni dan Juli, dengan bantuan 14 kilo gram beras dan dua kilo gram telur.

“Setelah dibagikan dari desa, ada koordinator yang kembali mengambil kerumah dengan empat kilo gram beras dan empat butir telur,” kata Hamid, Senin (5/8/2019).

Bahkan, sebelumnya kata dia, pihak desa pernah merencanakan akan melakukan pemotongan dengan satu pagu, yaitu 7 kilo gram beras dan satu kilo gram telur.

“Awalnya KPM sempat di kumpulkan. Bahkan akan dipotong satu pagu, dengan dalih akan dibagikan kepada yang belum mendapatkan bantuan. Karena ada himbauan dari tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) tidak ada potongan dengan dalih apapun sehingga tidak dilakukan pemotongan saat pembagian di kantor desa. Tetapi, diambil kerumah KPM masing-masing,” tuturnya.

Hal hampir senada dikatakan KPM lainnya, Aep. Ia mengatakan, pemotongan tersebut dilakukan dengan sepihak oleh perangkat desa.

“Memang dalihnya akan dibagikan lagi kepada yang belum menerima, seharusnya kan jangan dipatok rata seperti itu, kalau KPM mau membagi kembali yang belum dapat harusnya dengan ikhlas. Kalau ini kan tidak. Tetapi, langsung dipatok oleh pihak desa dengan empat kilo gram beras dan empat butir telur. Coba kita kalikan, empat butir telur dan empat kilo gram beras dengan KPM 257 orang,” tuturnya.

TKSK Kecamatan Pagelaran Irsad menyayangkan adanya pemotongan bantuan tersebut. Padahal, kata dia, pihaknya sudah memberikan sosialisasi baik kepada desa maupun kepada KPM.

“Kalau KPM itu seluruhnya ada 274 penerima untuk BPNT, dari PKH 84 dan non PKH 190. Namun, yang terealisasi khususnya di Desa Montor itu 257 KPM, karena yang belum mendapatkan itu, ada yang terblokir dan saldo kosong. Tetapi, sedang kita usahakan, agar nanti bisa dapat bantuan BPNT,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Montor, Kecamatan Pagelaran Jamar, beberapa kali dihubungi melalui telepon selulernya dalam keadaan aktif tetapi tidak diangkat. Begitu pula ketika dikonfimasi melalui pesan singkat tidak ada jawaban. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here