Jumat, 22 Februari 2019

Perahu Eretan Terbalik: 28 Korban Selamat, 1 Hilang

SERANG, (KB).- Sebanyak 29 orang warga Kabupaten Serang menjadi korban kecelakaan perahu eretan yang hendak menyebrang dari Kampung Turun Balas, Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal menuju Kampung Saninten, Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Selasa (22/1/2019). Dari total 29 orang tersebut 1 diantaranya masih dalam pencarian.

Tim Rescue Basarnas Banten Afriliansyah mengatakan, berdasarkan informasi dari nakhoda, perisitiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat perahu hendak menyebrang ketika mendekati pinggir sungai tertabrak sampah yang terbawa arus. “Jadi setelah itu perahu miring dan setelah itu masuk air ke perahu dan penumpang panik pada berhamburan dan lompat,” ujarnya kepada kabar-banten.com.

Ia mengatakan, akibat peristiwa itu satu orang hanyut terbawa arus. “Informasi ada satu yang hanyut, menurut keterangan kepolisian saksinya itu istrinya, dia salah satu penumpang perahu dan melihat korban (suaminya) hanyut. Atas nama Suhanda (38) warga Cikeusal,” katanya.

Berdasarkan hasil pendataan kata dia, jumlah korban dalam peristiwa itu ada 29 orang, terdiri dari 22 penumpang dan 7 orang awak kapal. “Kalau untuk kendaraan jatuh itu masih belum pasti juga. Ada 17 kendaraan yang ikut jatuh. Penumpang 29 orang karena dari nakhoda sudah saya gali informasi untuk penumpang dia tidak tahu juga berapa banyak,” tuturnya.

Pihaknya sudah menurunkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian. Tim terdiri dari Basarnas, Tagana, BPBD, PMI dan instansi terkait. “Sudah turunkan 3 rubber boat dari SAR Gabungan. Pola pencarian tidak ada kendala. Pencarian masih dilakukan sampai pukul 17.00 WIB, tadi mulai pukuk 09.00 WIB,” tuturnya. (Dindin Hasanudin)*


Sekilas Info

IPM Kota Serang Ditarget Naik 0,10 Persen Setiap Tahun

SERANG, (KB).- Indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Serang ditargetkan terus mengalami kenaikan 0,10 persen setiap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *