Penyidikan Korupsi Proyek Irigasi Rampung

SERANG, (KB).- Penyidikan kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi saluran sekunder Begog D.I (daerah irigasi) Ciujung, Kabupaten Serang pada Balai Besar wilayah Sungai Cidanau, Ciujung dan Cidurian (BBWSC3) tahun 2014 senilai Rp 1,9 miliar rampung. Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Serang akan melimpahkan tersangka dan barang bukti tahap II ke penuntut umum Kejari Serang.
“Sudah P21 (berkas perkara lengkap) seminggu yang lalu. Kami sudah lengkapi apa yang menjadi catatan jaksa peneliti Kejari Serang untuk perkara tersebut,” ujar Kanit Tipikor Satreskrim Polres Serang Iptu Toto Hartono ketika dikonfirmasi Kabar Banten, Rabu (17/5/2017).

Pelimpahan tahap II tersebut dikatakan Toto masih dalam tahap koordinasi dengan pihak penuntut umum. Sebab dalam beberapa hari terakhir, komunikasi dengan penuntut umum belum dapat dilakukan proses tahap dua. Oleh karena itu, berkas tersangka Direktris CV Selamat Putra Bersaudara (SPB) Elis, belum bisa dikirim ke penuntut umum. “Kalau kami sudah siap saja untuk tahap dua-nya cuma kami khawatir kalau tiba-tiba mau tahap dua, pihak penuntut umum mungkin lagi sibuk sidang. Kan sidak bisa juga dilakukan tahap dua,” katanya.

Kasus dugaan korupsi ini dilidik (penyelidikan) sejak tahun 2015. Diusutnya kasus itu setelah penyidik menindaklanjuti temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Banten. Berdasarkan hasil audit, proyek rehabilitasi tersebut diduga merugikan negara Rp 613 juta lebih. Pada pertengahan 2016, penyidik menetapkan Elis sebagai tersangka. Penetapan Elis sebagai tersangka karena pengerjaan proyek rehabilitasi ini diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang menyebabkan timbulnya kerugian negara.

Pada perkara ini penyidik hanya menetapkan Elis sebagai tersangka. Meski demikian, penyidik mengindikasikan akan menambah calon tersangka baru pada kasus tersebut. Sebab penyidik mendapati adanya pihak lain yang terlibat. Adanya calon tersangka baru setelah penyidik mendapati unsur melawan hukum. Untuk saat ini penyidik memfokuskan merampungkan berkas perkara tersangka Elis sebelum membidik calon tersangka baru. “Ada kemungkinan bertambah satu. Untuk penetapan tersangka baru nanti. Yang jelas satu-satu dulu (penetapan tersangka),” tutur Toto. (H-47)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here