Penyerangan Polsek Bayah, Kapolres Lebak Pimpin Olah TKP

Kapolres Lebak, AKBP Dani tengah mendengarkan kesaksian, Bubun, salah seorang nelayan benur yang jadi korban penyergapan empat orang diduga oknun aparat.

LEBAK, (KB).- Kapolres Lebak, AKBP Dani memimpin langsung olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penangkapan nelayan benur oleh empat orang memakai teregos (tutup kepala -red) yang disangka oknum aparat. Dihadapan, orang nomor satu di Mapolres Lebak tersebut, salah seorang nelayan yang ditangkap keempat oknum yang belum diketahui identitasnya itu, Bubun, menceritakan secara gamblang penyergapan terhadap dirinya.

“Ketika itu saya sedang di tempat penyimpanan benur, sekitar pukul 08.00 WIB datang empat orang menyergap sambil menodongkan pistol sambil ngomong periksa box-boxnya takut ada narkoba,” ujar Bubun. Selang beberapa menit kemudian, Bubun menuju sebuah rumah yang lokasinya hanya berjarak puluhan meter dari lokasi penyimpanan benur disana, Bubun kembali menceritakan kronologis pemicu penyerangan mapolsek bayah.

“Setelah itu saya dibawa naik ke mobil avanza warna hitam. Sampai dijalan ternyata ratusan nelayan menghadang untuk meminta kejelasan namun dua orang yang membawanya malah tancap gas,” tuturnya.

Menurut, Bubun, di perkebunan sawit diwilayah Kecamatan Panggarangan, Ia dan rekannya diturunkan. “Didalam mobil saya sempat kaget, dua orang itu ngomong tembak aja kepada saya. Tetapi setelah itu saya akhirnya diturunkan di kebun sawit,” tuturnya.

Sementara itu menurut pantauan, situasi di Mapolsek Bayah hingga pukul 16.50 masih dipenuhi aparat dari Polda Banten, Polres Lebak, Gegana dan sejumlah satuan lainnya. Sementara, sejumlah nelayan masih berkumpul disekitar Islamic Centre Kampung Bayah, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. (DH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here