Sabtu, 15 Desember 2018
Tim Ditnarkoba Mabes Polri bersama sejumlah petugas Polsek Pulomerak, memperlihatkan hasil tangkapan 20 kilogram sabu-sabu, Senin (3/12/2018).*

Penyelundupan 20 Kg Sabu Digagalkan di Pulomerak

CILEGON, (KB).- Direktorat Narkoba Mabes Polri kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) berskala besar melalui wilayah hukum Polres Cilegon. Kali ini, sebanyak 20 kilogram sabu-sabu dalam karung berisi ikan asin, diamankan dari bagasi bus ALS bernomor polisi BK 7471 DJ, di Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Senin (3/12/2018) sekitar pukul 06.00 WIB.

Pengamanan sabu-sabu tersebut dilakukan tim Dirnarkoba Mabes Polri dibantu petugas Polsek Pulomerak. Selain 20 paket sabu-sabu, kernet dan sopir bus ALS ikut diamankan. Hanya Saparudin, sopir bus ALS cadangan, yang tidak ikut diamankan Dirnarkoba Mabes Polri.

Saparudin kepada wartawan mengatakan, tidak tahu menahu ada narkoba jenis sabu-sabu di dalam bagasi bus. “Kami tidak tahu kalau karung ikan asin itu ada sabu-sabu. Tahunya itu tuh karung berisi ikan,” ucapnya, saat ditemui di Polsek Pulomerak, Senin (3/12/2018).

Menurut Saparudin, karung tersebut diangkut di Medan. Saat itu, seorang pria meminta agar karung tersebut diturunkan di Jakarta. “Di Medan, ada pria yang setop bus kami. Dia bawa karung, minta diturunkan di Jakarta. Waktu ditanya, katanya berisi ikan asin. Makanya kami tidak tahu, jika ternyata ada sabu-sabunya,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso, membenarkan adanya operasi pengamanan puluhan kilogram sabu-sabu tersebut. Namun begitu, Rizki enggan berkomentar banyak. “Kami memang diminta membantu pengamanan penyelundupan sabu-sabu. Ada 20 kilogram yang ditemukan, sopir dan kernet bus juga ikut diamankan. Tapi selebihnya konfirmasi saja ke mabes ya,” kata AKBP Rizki. (AH)*


Sekilas Info

Sepekan OP Beras, Harga Beras di Pasar Tradisional Kota Cilegon tak Kunjung Turun

CILEGON, (KB).- Menurunkan harga beras jenis medium di pasar-pasar tradisional Kota Cilegon, tampaknya bukan hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *