Penyegelan SMP Negeri 1 Mancak, Ahli Waris Tunggu Panggilan Pihak Kepolisian

SERANG, (KB).- Ahli waris lahan SMP Negeri 1 Mancak Aris Rusman menunggu penyelesaian permasalahan terkait lahan sekolah tersebut. Pihaknya juga menunggu panggilan atas pelaporan kasus penyegelan tersebut.

Ia mengatakan, suatu kehormatan bagi dirinya, karena setelah 11 kali melayangkan surat dan tidak pernah dibalas. Akhirnya, pascapenutupan keempat kalinya terhadap bidang tanah miliknya yang terdapat bangunan SMPN 1 Mancak pada Senin (15/7/2019), Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memberikan atensinya.

“Sebagaimana tercatat dalam beberapa surat kabar edisi Senin (15/7/2019). Apapun bunyi kata yang diucapkan oleh beliau (bupati) terdengar merdu di telinga saya, karena datang dari hati seorang ibu yang sayang pada anak-anaknya,” katanya, Kamis (18/7/2019).

Ia menuturkan, dengan perangkat andal yang dimiliki untuk menyelesaikan masalah, berharap apa yang dikatakan terkait adanya pelaporan dan gugatan bisa segera direalisasikan. “Dan sampai saat ini saya berkeyakinan, bahwa statement tersebut, bukanlah bentuk persamaan dari kata nina bobo apalagi hoax,” ujarnya.

Menurut dia, belum yakin jika sudah dilaporkan ke kepolisian. Sebab, sampai saat ini belum ada panggilan dari kepolisian tersebut. “Harus yakin kalau dilaporkan. Sampai sekarang belum ada panggilan dari Polda. Kalau dilaporin ya laporin, karena tanggal 17 Agustus mau digembok lagi,” tuturnya.

Ia mengatakan, pihaknya menunggu panggilan atas laporan tersebut. “Kalau enggak ada kepastian berarti hoax. Saya tunggu panggilan dari Polda, kasusnya apa, katanya kasus tanah laporkan, katanya punya bukti kuat ya laporkan,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu terkait rencana awal hasil mediasi untuk membuat tim. Sebab, sampai saat ini tim tersebut, tak kunjung dibentuk. “Saya sampai sekarang tunggu pembuatan tim, kalau enggak juga saya akan aksi lagi,” katanya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here