Penyaluran Gas Metan Terkendala Pipa Rusak

Lokasi Tempat Pembuangan Sampah Akhir Dengung, Desa Sindangmulya Kecamatan Maja pengolahan gas metan. Saat ini, pendistribusian gas metan kepada warga terkendala rusaknya pipa saluran gas metan.*

PIHAK Unit Pelaksana Teknis Tempat Pembuangan Sampah Akhir (UPT-TPA) Dengung, Desa Sindangmulya Kecamatan Maja mengalami kendala dalam penyaluran gas metan untuk warga. Hal itu disebabkan rusaknya pipa saluran gas metan.

“Pipanya sering bocor, dan harus segera diperbaiki. Kalau tidak segera diperbaiki, bisa menyebabkan kendala pada distribusi gas kepada warga,” kata Kepala UPT TPA Dengung, Fariansyah, Jumat (22/3/2019).

Menurutnya, kualitas pipa yang digunakan saat ini dinilai tidak cocok. Pipa yang digunakan idealnya harus pipa karet. Sehingga, penggunaan pipa bisa awet, tidak cepat bocor atau rusak seperti sekarang ini. Pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus segera mengganti pipa saluran gas metan tersebut.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pihak DLH, agar segera memperbaiki pipa saluran gas metan itu,” ucapnya.

Warga pengguna gas metan, Aswati, mengaku sangat terbantu dengan adannya gas metan untuk warga. Ia berharap pendistribusian gas metan bisa berjalan lancar, tidak sampai ada kendala.

“Sangat terbantu dengan adanya penyaluran gas metan ini. Kalau distribusinya tersendat, kita jadi repot,” tuturnya.

Akan segera diperbaiki

Sementara, Kepala DLH Lebak Nana Sundjana akan segera mengkroscek kondisi pipa saluran gas metan tersebut. Menurutnya, secara prinsip kondisi itu tidak akan mengganggu penyaluran gas metan kepada masyarakat, karena penyalurannya terjadwal. “Penyalurannya kan dua hari satu kali. Jadi tidak terlalu jadi kendala lah,” tuturnya.

Meski demikian, kata dia, pihaknya akan segera melakukan upaya perbaikan jika memang pipa tersebut perlu diganti atau diperbaiki. “Kita akan cek seperti apa kondisinya,” ujarnya. (Galuh Malpiana)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here