Penyaluran CSR Tak Terdeteksi

SERANG, (KB).- Ribuan perusahaan di Banten untuk kategori besar, kecil dan menengah tecatat belum masuk dalam Forum Corporate Social Responsibility (CSR) tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Akibatnya, penyaluran CSR perusahaan tersebut tidak dapat terdeteksi.

“Mayoritas perusahaan itu belum masuk forum CSR. Ya belum diketahui sudah menjalankan atau belum tanggungjawab sosial untuk lingkungan sekitarnya,” kata Ketua Forum CSR Banten Sunaryo usai rapat koordinasi di Bapeda Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis (11/7/2019).

Perusahaan yang belum masuk dalam forum CSR tersebut diantaranya perusahaan di Cilegon dan Kabupaten Tangerang. Dari sekitar 5000 perusahaan di Kabupaten Tangerang hanya sekitar 30 perusahaan yang masuk forum CSR. Selanjutnya, dari sekitar 150 perusahaan di Kota Cilegon, baru 10 yang masuk forum CSR.

Banyaknya perusahaan yang belum masuk dalam forum CSR menjadi PR bersama pihaknya. Kata dia, CSR dari perusahaan dapat membantu pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat. “Padahal di Banten ini banyak BUMN dan perusahaan swasta besa,” ujarnya.

Sebagai contoh, program CSR yang dijalankan PT Chandra Asri dan PT KS yang berlokasi di Kota Cilegon. Kedua perusahaan ini sudah menjalankan kemitraan bina lingkungan (PKBL) bagi petani, UMKM serta rehabilitasi rumah rusak yang ada di sekitar perusahaan.

“Kalau arahan dari pemprov program yang harus dijalankan dalam CSR ini sesuai program prioritas pembangunan yakni bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” tuturnya.

Ia berharap, kehadiran forum CSR tingkat provinsi dapat membantu pemerintah melalui program yang sudah dicanangkan. Diantaranya membangun bangun ruang kelas baru, jalan lingkungan, jembatan gantung, bedah rumah dan lain-lain.

Sebenarnya, kata dia, perusahaan dapat melaksanakan program langsung kepada masyarakat. Akan tetapi, sebaiknya program ini dikoordinasikan dengan forum CSR agar program yang ada bisa disinergikan.”Kalau ada 50 rumah tidak layak huni, kemampuna pemerintah 40, yang 10 bisa oleh CSR,” ujarnya.

Ketua Forum CSR Kota Cilegon Fahmi menuturkan, kedepan pihaknya akan mengupayakan agar seluruh perusahaan di Kota Cilegon bergabung dengan forum CSR. “Memang di kita ini banyak industri berat dan kecil, dari 150 perusahaan hanya 10 yang sudah gabung ke forum, dan nanti kedepan kita akan upayakan agar terlibat semua,” ucapnya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here