Penumpang Bus Keluhkan Ongkos Liar

PANDEGLANG, (KB).- Sejumlah penumpang bus jurusan Labuan-Kalideres mengeluhkan pungutan tarif atau ongkos angkutan secara liar. Tarif tersebut sepihak dan melebihi ketentuan pemerintah.
”Emang ada ketentuan kenaikan tarif yah dari Dishub menjelang libur tahun baru. Masa tarif angkutan yang biasanya normal, mendadak naik 5 persen,” kata salah seorang penumpang, Heti (30) warga asal Labuan kepada Kabar Banten, Rabu (3/1/2018).

Ia mengatakan, kenaikan tarif sepihak itu sangat merugikan penumpang. Apalagi, saat liburan tahun baru banyak masyarakat yang menggunakan bus. Ia berharap Dishub segera menindaklanjuti keluhan para penumpang. Sebab kenaikan tarif sepihak semacam ini merugikan masyarakat. ”Harus segera ditindak, kalau tidak oknum kernet seenaknya menaikkan tarif. Alasan naiknya tarif karena libur jelang natal dan tahun baru tidak masuk akal dan hanya akal-akalan oknum kernet saja,” ucapnya.

Sementara, Kepala bidang Angkutan Dishub setempat, Entong Haromaen, sudah menindaklanjuti keluhan para penumpang soal pungutan tarif angkutan sepihak dilakukan oknum kernet. Ia sudah memberikan teguran pemilik jasa angkutan bus agar tidak menaikkan tarif secara sepihak. ”Dari hasil identifikasi petugas di lapangan, oknum kernet yang menaikkan tarif sepihak itu dari salah satu perusahaan bus. Kita sudah memberikan teguran, dan jika masih tetap ‘membandel’, kita akan cabut izin trayeknya,” ujarnya.

Dishub mengimbau agar para penumpang yang merasa dirugikan saat menggunakan bus untuk segera melaporkan ke petugas. Baik itu soal tarif maupun mengenai sopir bus yang mengoperasikan kendaraan secara ugal-ugalan. ”Laporkan, catat nomor polisinya jika oknum kernet menaikkan tarif sepihak dan sopir yang ugal-ugalan,” ucapnya. (PG)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here