Penjaga Sekolah Ditemukan Tewas

PANDEGLANG, (KB).- Makiruyani (45), seorang penjaga Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Sukaraja Pulosari, Kabupaten Pandeglang, ditemukan tewas di ruang kepala sekolah (Kepsek), Jumat (6/12/2019) pukul 07.30 WIB.

Korban yang ditemukan sudah menjadi mayat di ruangan tersebut dugaan sementara diduga karena ada pembuluh darah yang pecah.

Menurut informasi, korban pertama kali ditemukan oleh Kepsek Sugandi. Pagi itu Sugandi hendak masuk ke ruangan kerjanya, namun kondisi pintu terkunci. Setelah itu, Kepsek Sugandi mengambil kunci cadangan dan membukanya. Waktu pintu terbuka, Sugandi terkejut mencium aroma bau busuk seperti bau mayat manusia.

Tidak lama kemudian, Sugandi memanggil seorang guru Yus Rustandi untuk memeriksa bau busuk tersebut. Namun setelah diperiksa, ternyata ada sesosok mayat laki-laki yakni penjaga sekolah, Makiruyani.

Sementara hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Jiput, Sintha Pratiwi Siahaan menyebutkan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Menurut dokter Sintha, hasil pemeriksaan luar oleh medis ada keluar darah segar dari hidung dan mulut korban.

Mulut dalam keadaan menganga dengan lidah sedikit keluar, mata tertutup, telinga dalam keadaan sudah membengkak dan berwarna hitam lebam.

“Wajah sudah menghitam lebam dan sudah mengalami pembusukan/ kulit mengelupas dari kepala sampai dengan perut. Kulit sudah membengkak dan melepuh karena posisi korban dalam keadaan tengkurap. Sementara dari pundak dan punggung kulit mengelupas karena sudah mengalami pembusukan, diperkirakan sudah meninggal lebih dari 72 jam atau lebih dari tiga hari,” ujarnya.

Sementara itu salah seorang guru, Yus Rustandi memastikan korban masih bekerja, karena pada hari kemarin ada rapat dan korban ini masih membantu.

“Almarhum itu sebetulnya jarang ada di sekolah, tapi karena mungkin ada hal lain saya juga kurang tahu. Adapun dugaan sudah tiga hari itu saya bisa pastikan tidak sampai tiga hari. Karena kemarin rapat, almarhum masih terlihat,” ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP. DP Ambarita menduga kondisi mayat sudah tiga hari, sebab ditemukan sudah membusuk dan bau. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here