Pengusaha Lokal Masih Jadi “Penonton”

SERANG, (KB).- Wakil Ketua Bidang Organisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten, Agus R Wisas menyebut, pengusaha Banten masih jadi penonton di daerahnya sendiri. Hal tersebut karena dari 1.400 paket pekerjaan yang ada di Pemprov Banten hanya 2 persen yang dikerjakan pengusaha lokal.

“Pengusaha lokal masih menjadi Penonton. Dari 1.400 pekerjaan itu hanya 2 persen yang dikerjakan oleh pengusaha lokal,” ujar Agus, setelah mengumumkan hasil perombakan pengurus Kadin Banten periode 2015-2020, di Kantor Kadin Banten, Jalan Tb. A. Khotib, Kota Serang, Senin (25/9/2017).

Menurutnya, tujuan berdirinya Provinsi Banten tidak lain untuk mensejahterakan masyarakat Banten. Namun, bila melihat saat ini dari sekira 1.700 pengusaha lokal bisa dikatakan masih menjadi penonton. Ke depan pihaknya mendorong agar pengusaha Banten menjadi tuan rumah di tanah kelahirannya sendiri. Pihaknya juga akan melakukan pembinaan terhadap pengusaha lokal sehingga dapat berdaya saing dengan pengusaha luar.

“Kita akan berbicara kepada gubernur agar pengusaha lokal diberdayakan,” kata mantan anggota DPRD Provinsi Banten 2009-2014 ini. Perubahan struktur kepengurusan terbaru antara lain Dewan Penasehat, Pertimbangan, Dewan Pengurus dan Direktur Eksekutif. Perubahan struktur tersebut, kata Agus, dimakanai untuk menjalin sinergitas dalam membangun Banten.

“Untuk keberlangsungan organisasi agar ke depan lebih baik. Ada beberapa pengurus yang tidak aktif karena berbagai kesibukan,” kata pria yang akrab disapa AW ini. Ia menepis anggapan perubahan struktur kepengurusan Kadin tersebut disebabkan adanya dinamika internal Kadin. Ia mengklaim, perombakan struktur tersebut dilakukan secara objektif. “Ini semata-mata dilakukan untuk kemajuan Kadin Banten,” tuturnya. (RI)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here