Minggu, 22 Juli 2018
Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Banten, Sybli Syarjaya saat mengukuhkan pengurus MUI Kota Serang masa khidmat 2018-2023 di Aula Kantor Wali Kota Serang, Kota Serang Baru, Selasa (23/1/2018).*

Pengurus MUI Kota Serang Dikukuhkan, Ulama Harus Kuasai Teknologi dan Ekonomi

SERANG, (KB).- Alim ulama saat ini bukan hanya menguasai ilmu keagamaan. Di era modernisasi, ulama juga dituntut menguasai teknologi. Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Banten, Syibli Syarjaya mengatakan, ulama memiliki pengertian yang sangat luas. Menurutnya, ulama bukan hanya seseorang yang menguasai ilmu fiqih maupun tafsir saja, tetapi juga ilmu-ilmu lainnya.

”Seluruh ulama yang tergabung dalam MUI Kota Serang bukan saja wajib menguasai fiqih dan tafsir tetapi juga harus menguasai teknologi, ilmu ekonomi, budaya dan lain lain. Ulama harus tegas istiqomah di jalan Islam dalam keadaan apapun,” kata Syibli, seusai mengukuhkan pengurus MUI Kota Serang masa khidmat 2018-2023, di Puspemkot Serang, Selasa (23/1/2018).

Turut hadir dalam pengukuhan Sekretaris Umum MUI Banten, Zakaria Syafei, Kapolres Serang Kota, Dandim Serang, Kepala Kementerian agama (Kemenag) Kota Serang, Sekretaris daerah (Sekda) Kota Serang dan unsur pimpinan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Serang. Dalam kesempatan tersebut, Mahmudi dan Amas Tadjuddin dikukuhkan sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum bersama seluruh pengurus lengkap MUI Kota Serang.

Sementara, Sekretaris Umum MUI Kota Serang, Amas Tadjuddin mengajak para ulama yang telah dikukuhkan tersebut dapat membangun peradaban umat. ”Bahwa ulama yang baru saja dikukuhkan harus memiliki modal utama pengetahuan ilmu-ilmu keagamaan dalam pengertian yang lebih luas dan memiliki kepercayaan dalam memberikan pelayanan kepada umat,” ujarnya.

Selain itu, istiqomah menjaga akidah umat dan senantiasa mampu menjembatani kepentingan umat dalam rangka memberikan pencerahan. ”Mereka juga harus mampu membangun sinergitas keumatan dengan berbagai pihak. Menyampaikan saran dan pendapat kepada pemerintahan kota diminta atau tidak diminta demi kepentingan akidah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, ulama adalah sosok orang yang mengamalkan ilmunya untuk kepentingan umat dan dapat dipercaya dalam suka maupun duka. ”Tetap menjunjung tinggi akhlak. Maka, diharapkan para ulama yang telah dikukuhkan tersebut dapat membangun peradaban umat, khususnya di Kota Serang,” tuturnya. (TM)***


Sekilas Info

Masih Banyak Rumah Tidak Layak Huni di Desa Tengkurak

SERANG, (KB).- Warga Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa masih banyak yang memiliki rumah tidak layak huni. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *