Jumat, 22 Februari 2019

Pengurus Dilantik Besok, IKAMA Banten Wadahi 300 Ribu Warga Madura

SERANG, (KB).- Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Provinsi Banten akan melaksanakan pelantikan dan rapat kerja pada Selasa (12/2/2019). IKAMA Banten sendiri akan mewadahi 300 ribu warga Madura di Provinsi Banten.

Ketua DPW IKAMA Banten Abdul Hanan Busmar mengatakan, warga Madura yang ada di Banten terdiri dari berbagai profesi, diantaranya pengusaha sembako, sate dan pengusaha di pemotongan besi tua.

“Tujuh kabupaten/kota kurang lebih 300 ribu sudah ada, paling banyak Tangerang Kota dan kabupaten, kalau profesi paling banyak di besi tua dan tukang sate, karena tukang sate identik Madura itu kira-kira 40 persen, 60 persen lainnya terbagi profesi lain,” kata dia pada konferensi pers disalah satu hotel di Kota Serang, Senin (11/2/2019).

Ia mengatakan, selain sebagai sebuah perkumpulan, warga Madura di Banten juga ingin andil dalam membantu pembangunan di Provinsi Banten. Bahkan, kata dia, sumbangsih pajak dari pengusaha Madura cukup besar.

“Kita Alhamdulillah taat pajak, karena pengusaha yang baik itu taat pajak, pajak kami, kebetulan saya dari besi tua yang orientasinya pembelian scrub besi tua, itu tidak sedikit nominalnya, kita bisa berbelanja itu dalam sebulan bisa mencapai Rp 10 miliar, berarti kalau diambil 10 persen PPN untuk Banten, kita tidak pernah kurang dari Rp 1 miliar perbulannya,” tutur dia.

Sekretaris DPW IKAMA Banten, Syahril Fauzi mengatakan, warga Madura yang da di Banten tidak ada yang menganggur, tetapi semuanya berusaha dan turut membantu pembangunan di Banten. Hal itu sesuai dengan prinsip ‘Dimana bumi diinjak disitu langit dijunjung’.

“Ini kenapa besok kita akan menghadirkan Gubernur dan Kapolda, biar ada kesamaan persepsi, bagaimana investasi bagus, pemerintah ada feddback PAD, disatu sisi pengusaha merasa aman,” katanya.

Ketua panitia pelantikan, Suadi Sa’ad mengatakan rangaian kegiatan pelantikan akan dilaksanakan sekitar pukul 10.00 di Korem Maulana Yusuf denhan dihadiri oleh Pengurus Pusat (PP) IKAMA Mucamad Rawie, Gubernur Banten Wahidin Halim dan Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir.

“Sampai saat ini (Gubernur dan Kapolda) hadir, mudah-mudahan kita berdoa,” kata Dekan salah satu fakultas di UIN SMH Banten itu.

Ia berpesan kepada warga Madura agar tidak ekslusif dalam berorganisasi, tetapi bagaimana bisa berdampinga dengan masyarakat sekitar. “Kelompok Madura ini tidak ekslusif tetapi harus inklusif, memeprkrlenalkan diri kepada masyarakat,” ujarnya. (Masykur)*


Sekilas Info

IPM Kota Serang Ditarget Naik 0,10 Persen Setiap Tahun

SERANG, (KB).- Indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Serang ditargetkan terus mengalami kenaikan 0,10 persen setiap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *