Pengurus Bajukoko Wilayah Selatan Dikukuhkan

Panglima barisan Juang Kolom Kosong (Bajukoko), Akhmad Hakiki Hakim bersama pengurus Bajukoko Wilayah Selatan, seusai acara pengukuhan pengurus Bajukoko Wilayah Selatan di Pantai Karang Nawing, Pagelaran-Malingping.*

LEBAK, (KB).- Panglima dan Pengurus Barisan Juang Kolom Kosong (Bajukoko) melakukan kunjungan sekaligus pengukuhan tim di wilayah selatan, di Pantai Karang Nawing, Pagelaran-Malingping, Lebak, Sabtu (3/3/ 2018). Panglima Bajukoko Akhmad Hakiki Hakim menyatakan, kunjungan kali ini sebagai bentuk silaturahmi dengan tim yang ada di wilayah selatan dan sekaligus pengukuhan Tim Selatan yang tergabung dalam 10 kecamatan untuk digabungkan dengan Tim Bajukoko seluruh wilayah Kabupaten Lebak.

“Ini merupakan silaturahmi, dimana daerah selatan ini juga sangat antusias dengan kehadiran kami Barisan Juang Kolom Kosong,” ujar Hakiki Hakim. Menurutnya, selain berharap adanya perubahan, perjuangan untuk kolom kosong merupakan bentuk kepeduliannya untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Lebak yang saat ini hanya diikuti oleh satu pasangan calon.

Andri anggota tim Bajukoko wilayah selatan mengungkapkan, Tim Baju Koko dari Selatan merupakan gabungan dari orang-orang dengan latar belakang yang berbeda. Menurutnya, pertemuan Bajukoko benar-benar di rencanakan secara bersama artinya semua berjibaku demi terselenggaranya kegiatan ini. “Alhamdulillah, perwakilan dari 10 kecamatan di wilayah selatan ini seluruhnya hadir, dan mereka nampak antusias karena mereka bertekad untuk memenangkan kolom kosong di Pilkada Lebak 2018,” ucap Andri.

Sementara itu, Ucu, Ketua LP-KPK salah satu tim selatan yang hadir merasa senang dengan apresiasi dan antusiasme dari seluruh anggota yang hadir. “Hati saya terpanggil untuk ikut bergabung dalam kolom kosong, dan saya akan melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar semua bisa memahami apa itu kolom kosong,” ucap Ucu.

Sekjen Bajukoko, Sopiyan menambahkan, dalam pertemuan Bajukoko kali ini dibahas pula perencanaan Deklarasi Bajukoko. Dan waktu penyelenggaraan deklarasi, yang akan di selenggarakan setelah ada keputusan gugatan CS-DS yang masih dalam proses di Panwaslu. Karena dikhawatirkan CS – DS akan mengajukan sengketa melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Tim akan melakukan pengawasan proses tersebut karena tim yakin, ketentuan Pilkada Lebak 2018 dengan calon tunggal sudah keputusan yang sesuai. Kami mengetahui CS-DS sudah melakukan pengajuan sengketa ke Panwas tapi ditolak. Namun masih ada kemungkinan untuk mengajukan sengketa ke PTUN. Jika sampai sengketa diputuskan CS-DS lolos, maka kami akan lakukan penolakan, karena kami yakin Pilkada Lebak 2018 sudah mutlak pasangan tunggal. Artinya, Petahana vs Kolom Kosong,” tutur Sopiyan. (DH)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here