Pengumuman Pilpres 2019, Kepala Daerah Yakin Banten Tetap Kondusif

SERANG, (KB).- Para kepala daerah di Provinsi Banten yakin Provinsi Banten akan tetap kondusif menjelang pengumuman hasil Pemilu Presiden dan Legislatif pada 22 Mei 2019.

Akan tetapi, mereka tetap meminta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga agar menjaga lingkungan masing-masing dari kemungkinan adanya provokator.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah misalnya, meminta kepada para agamawan di wilayahnya untuk mengajak masyarakat agar merajut kembali kebersamaan dan silaturahim pascapemilu 17 April 2019.

“Para tokoh agama dan tokoh masyarakat harus menyampaikan kepada masyarakat supaya kembali merajut kebersamaan, kembali menjalin silaturahim yang sebelumnya sempat terpecah karena perbedaan pilihan pada Pemilu 17 April,” kata Tatu kepada wartawan saat acara buka bersama dengan para alim ulama, tokoh masyarakat dan para kasepuhan serta penyerahan jadwal Safari Ramadan tahun 1440 H di Pendopo Kabupaten Serang, Rabu (8/5/2019) pekan lalu.

Tatu berharap, perbedaan pilihan tidak berlanjut sampai pemilu selesai. Menurut Tatu, pemilu sudah terlaksana dengan aman. “Sekarang ini kita tinggal menunggu hasil kerjanya KPU dan Bawaslu. Dua lembaga ini yang diamanatkan undang-undang,” katanya.

Tatu menegaskan, sangat merugi jika Ramadan yang penuh berkah diwarnai dengan perbedaan-perbedaan, perselisihan-perselisihan, apalagi masih saling mencaci. “Saya meminta bantuan para tokoh masyarakat dan ulama untuk kembali membuat damai di masyarakat,” ucapnya.

Sementara Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengingatkan warganya agar selalu menjaga suasana kondusif dan keamanan di wilayah masing-masing. Ia meminta warga tidak membuat kegiatan yang berpotensi pemicu provokasi terkait proses penghitungan suara hasil Pemilu 2019. “Alhamdulillah, pantauan kami kondisi di Kota Tangerang aman dan kerukunan terus terjalin” ucapnya.

Masyarakat dimintanya menunggu pengumuman resmi dari KPU. Meski sudah ada hasil dari penghitungan suara di tingkat kecamatan dan kota, namun semuanya tetap diminta bersabar hingga KPU RI mengumumkan.

Hal sama dikatakan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. Ia meminta masyarakat di daerah itu agar menjaga persatuan dan kesatuan bangsa pascapemilu 2019. “Kita mengapresiasi pemilu berlangsung tertib, aman, damai dan lancar,” tutur Iti Octavia.

Menurut dia, masyarakat Kabupaten Lebak sejak dulu belum pernah terjadi kekerasan maupun perpecahan. Sebab, masyarakat Kabupaten Lebak sangat religius sebagai Kota Seribu Madrasah. “Kami berharap warga tetap menjaga persatuan guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera,” katanya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengingatkan warga jangan mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. “Semua tahapan dilakukan secara transparan, terbuka ada saksi dan tim sukses partai politik,” ujar Ahmed Zaki Iskandar.

Wali Kota Serang Syafrudin mengajak warga agar kembali membangun daerah sesuai kapasitas dan kapabilitas masing-masing. “Saya yakin seribu persen, Kota Serang tetap kondusif. Mari kita bersatu membangun daerah, sesuai kapasitas dan kapabilitas masing-masing. Meski sedang puasa, tetap aja kendor,” ucapnya. (DN/Ant)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here