Penguatan Pendidikan Karakter Penting bagi Anak

SINERGITAS antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci terlaksananya program Penguatan Pendidikan Karakter (PKK). Bagi anak, PPK menjadi kunci penting dalam membentuk kepribadian anak. Demikian disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Serang, Drs H Aber Nurhadi, saat sosialisasi Program Pembinaan PKK, di Gedung PGRI, Cikande, Kabupaten Serang, Senin (23/10/2017).

Hadir pada acara tersebut, para kepala sekolah dan guru se- Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.
“Model PKK ini tidak mengharuskan siswa untuk terus-menerus belajar di kelas. Namun, mendorong agar peserta didik dapat menumbuhkembangkan karakter positifnya melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler dalam pembinaan guru yang dilakukan di sekolah dan peserta didik dapat berekspresi dengan potensi yang dimilikinya tidak hanya di bidang akademik, tapi di bidang lain yang dilakukan di luar akademik,” katanya.

Menurut dia, pendidikan karakter sudah dilaksanakan di seluruh sekolah. Namun, perlu dilakukan upaya terobosan, agar pendidikan karakter tersebut bisa dilaksanakan secara konsisten oleh sekolah dan memberikan dampak yang nyata. “Pendidikan karakter merupakan kunci penting di dalam membentuk keperibadian anak. Selain di rumah, pendidikan karakter juga perlu diterapkan di sekolah dan di lingkungan sosial, pendidikan memiliki tujuan untuk membantu manusia menjadi cerdas dan tumbuh menjadi insan yang baik,” ujarnya.

Dalam rangka mempersiapkan Generasi Emas 2045, pemerintah menguatkan karakter generasi muda, agar memiliki keunggulan dalam persaingan global abad ke-21, selain lima nilai utama karakter, melalui PKK, pemerintah mendorong peningkatan literasi dasar, kompetnsi berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaborasi generasi muda. “Penguatan pendidikan karakter akan dilaksanakan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing sekolah,” ucapnya.

Guru, tutur dia, dapat mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran di kelas dan mampu mengelola manajemen kelas dengan baik, kepala sekolah dapat mendesain budaya sekolah yang menjadi ciri khas dan keunggulan sekolah tersebut. “Lalu, sekolah mampu mendesain perlibatan publik untuk meningkatkan peran orangtua dan masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap, dalam kegiatan pembinaan kepada seluruh kepala sekolah dan guru yang tergabung dalam sekolah pembinaan PT MMS, kepala sekolah dan guru dapat berperan aktif dalam PKK di sekolah. Program PKK dapat mendorong kualitas pendidikan yang merata di seluruh Indonesia. “Program Pembinaan PPK ini untuk kemajuan pendidikan, setiap sekolah, baik negeri dan swasta memiliki hak yang sama untuk menerapkan program yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental di bidang pendidikan,” tuturnya. (DE)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here